-->

Ads (728x90)

Polsek Batu Ampar Gelar Rekontruksi Pembunuhan Biduan
Reza Fahlevi mencekik istrinya hingga tewas salah satu adegan dari rekontruksi pembunuhan yang dilakukannya di rumahnya di Tanjung Sengkuang, Selasa (20/12/2020) (Fhoto : Parulian/Realitamedia.com) 

By Parulian

BATAM, Realitamedia.com
– Guna melengkapi berkas terkait kasus pembunuhan yang dilakukan Reza Fahlevi kepada korban Riska Trisnawati penyanyi café yang juga istri pelaku. Unit Reskrim Polsek Batu Ampar menggelar rekontruksi di lokasi kejadian.

Rekontruksi penganiayaan yang berujung tewasnya Riska, ditangan suaminya akhirnya bulan  November lalu memperlihatkan 12 adegan. Adegan pembunuhan karena motif emosi ini berawal saat tersangka Reza dan korban Riska terlibat adu mulut di dalam kamar rumah mereka di Kawasan Batu Merah, Batam.

Rekontruksi juga sempat diwarnai kemarahan dari keluarga korban dan mencoba memukul pelaku yang tidak terima dengan aksi kejam pelaku. Namun kemarahan keluarga korban cepat diredam oleh polisi.

Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar, Iptu Fachri Rizky saat ditemui sejumlah awak media, Selasa (20/12/2022)  mengatakan pemicu adu mulut pasangan suami istri yang sudah 4 tahun menikah ini dipicu masalah sepele. Namun dalam setiap pertengkaran korban selalu minta cerai. 

Pelaku yang emosi langsung memukul kepala korban menggunakan botol minuman, pada pukulan pertama korban terjatuh.

“ Ironisnya dalam kondisi korban sekarat, pelaku malah meminta melakukan hubungan suami istri,” katanya.

Selanjutnya usai melakukan hubungan badan, pelaku kembali memperagakan pemukulan pada korban. Pemukulan kedua dilakukan saat korban terus melawan. Selain memukul kepala korban, pelaku juga mencekik korban hingga akhirnya tewas.

“Usai melakukan aksinya pelaku panik dan berusaha kabur, pelaku juga membuang telepon genggam miliknya di semak-semak tak jauh dari rumahnya,” katanya.

Rekontruksi ini berlangsung kondusif di bawah pengawasan ketat pihak kepolisian dari Sat Sabhara Polresta Barelang. Meski sempat ada aksi kemarahan pihak keluarga korban. (ian)

Editor : Heri
 

Posting Komentar