Ads (728x90)

Dprd Tanjung Pianang Realita Media

Wabup Asahan : Untuk Penanganan Stunting Sektor Pendidikan dan Kesehatan Harus Diperhatikan
Wabup Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi (Tengah) Saat Menghadiri Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sumut di Grand City Hall Medan, Senin (19/9/2022) (Fhoto : Ist)



ASAHAN, Realitamedia.com
– Dalam penanganan stunting, aspek penting yang harus diperhatikan adalah pelayanan dasar seperti sektor pendidikan dan kesehatan, karena stunting terkait dengan kualitas sumber daya manusia dan aspek ekonomi yang perlu ditingkatkan

Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi usai menghadiri Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sumut di Grand City Hall Medan, Senin (19/9/2022).

Dikatakannya salah satu faktor penyebab stunting adalah kasus kekurangan gizi. Maka peran orang tua dalam memberi asupan gizi kepada anak sangat penting.

“ Dengan demikian maka edukasi oleh Pemerintah Daerah  melalui instansi terkait, baik Dinas Kesehatan, Bappeda DPMD dan Camat harus terus dilakukan," tegas Wakil Bupati.

Wabup Asahan berharap ke depan penanganan stunting di Kabupaten Asahan dapat dilakukan secara  maksimal dengan bersinergi dan berkolaborasi antara OPD terkait, pro aktif bersama tenaga kesehatan di tingkat desa dan kecamatan serta para kader PKK, kader pembangunan manusia, Posyandu, KB, dan lainnya dalam menghimpun/memverifikasi/menginput data stunting yang ada di wilayah masing-masing

Wabup Asahan : Untuk Penanganan Stunting Sektor Pendidikan dan Kesehatan Harus Diperhatikan
Wagubsu Musa Rajekshah Memukul Gong Saat Membuka Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sumut di Grand City Hall Medan, Senin (19/9/2022) (Fhoto : Ist)

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah saat membuka rapat koordinasi tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk memantau capaian pelaksanaan intervensi percepatan penurunan stunting di Provinsi Sumut.

Ia menambahkan, bahwa dalam menyukseskan percepatan penurunan stunting, kolaborasi adalah kunci.

"Diharapkan dukungan dari semua unsur dalam TPPS se Provinsi Sumatera Utara dan lintas sektoral untuk dapat secara optimal melakukan pemutakhiran data keluarga berisiko stunting," ucap Wagubsu.

Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sumut ini juga dihadiri oleh Kepala BKKBN Provinsi Sumut M. Irzal, SE,ME serta para Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) se-Sumut. (Ten)