-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Jumat, Januari 02, 2026 A+ A- Print Email
Sambut Wisman Perdana Tahun 2026, Walikota Lis Siapkan Program Strategis untuk Meningkatkan Wisman
Walikota bersama Wakil Walikota tanjungpinang saat menyambut wisman perdana di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura, Kamis (1/1) (Foto : Baringin/Realitamedia.com).

By Baringin

TANJUNGPINANG, Realitamedia.com – Dalam beberapa tahun terakhir Wisatawan mancanegara (wisman) di Kota Tanjungpinang terus meningkat, pada tahun 2023 tercatat 57 ribu wisman dan 259 ribu wisatawan nusantara (wisnus). 

Sedangkan tahun 2024, wisman mencapai 54 ribu dan wisnus 592 ribu, sedangkan 2025 tercatat 60 ribu wisman dan 639 ribu wisnus.

“Data ini hanya menghitung wisatawan yang masuk melalui Tanjungpinang, belum termasuk akses dari Batam dan Lagoi-Bintan,” kata Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah saat menyambut dua wisatawan mancanegara (wisman) pertama asal Singapura di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura, yang dating menggunakan kapal ferry Sindo Fest Merbau Era, Kamis (1/1).

Walikota Lis menyambut wisman perdana tahun 2026 tersebut, bersama Wakil Walikota Raja Ariza serta unsur Forkopimda.

Ia mengatakan pihaknya telah menyiapkan program strategis sepanjang tahun 2026 untuk memperkuat sektor pariwisata, meningkatkan pengalaman wisatawan, dan mendorong ekonomi lokal.

Pemko bersama stakeholder berkomitmen mengevaluasi pengalaman wisatawan, mulai dari transportasi, pelayanan, agen perjalanan, hingga fasilitas wisata.

Walikota Lis pun berencana mengundang agen perjalanan dari Singapura dan pengelola wisata lokal dalam acara gala dinner untuk menampung masukan langsung dari pengunjung.

Beberapa keluhan yang diterima antara lain pembatasan membawa hasil tangkapan bagi penggemar memancing, keterbatasan transportasi di pelabuhan, dan akses bagi wisatawan yang memiliki langganan.

“Nanti kami akan berkoordinasi dengan Pelindo, Bea Cukai, dan pihak terkait untuk menata pengaturan dan mempermudah akses, sehingga wisatawan merasa nyaman, baik saat kedatangan maupun kepulangan,” kata Lis.

Pemko juga telah menyiapkan kalender event pariwisata dan olahraga yang menyesuaikan hari libur wisatawan dari Singapura dan Malaysia, karena sebagian besar pengunjung berasal dari kedua negara tersebut. Fasilitas kuliner, transportasi, dan objek wisata akan dibenahi agar pengalaman wisatawan lebih positif.

Program pembenahan ini akan terus dilakukan sepanjang 2026, termasuk perbaikan sistem secara menyeluruh.

“Selama ini wisatawan mungkin dianggap bergerak begitu saja, tapi tidak. Dibutuhkan kerja sama dan penyediaan fasilitas serta infrastruktur pendukung agar mereka tertarik datang,” lanjut Lis.

Ia mengatakan bahwa kedatangan wisatawan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi karena mereka memiliki daya beli, meski dampaknya terhadap PAD tidak selalu signifikan. Sektor pariwisata tetap memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat yang melayani kebutuhan wisatawan.

“Artinya, manfaat sektor pariwisata lebih terasa bagi masyarakat yang langsung merasakan efek kunjungan wisatawan,” pungkas Lis. (Bar)

Editor : Patar


Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar