-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Jumat, Januari 02, 2026 A+ A- Print Email

 

Tahun Baru Pertama, Arus Lalulintas di Trans Barelang Macet
Mobil melintas di lajur yang salah saat pulang dari Barelang ke Batam, Kamis (1/1) (Foto : Parulian/Realitamedia.com)

B y Parulian

BATAM, Realitamedia.com –  Hari pertama tahun baru 2026, ratusan mobil dan sepeda motor memadati jalan trans Barelang hingga mengakibatkan arus lalu lintas macet. Ratusan pengendara mobil dan sepeda motor tersebut hendak berekreasi di tempat-tempat wisata yang ada di Barelang, Kamis (1/1/2026).

Siang harinya kemacetan terjadi pada lajur Batam menuju Barelang, kemacetan terjadi di ujung jalur dua arah ke jalur satu tepatnya di dekat Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/Tuah Sakti (Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti).  Tetapi lajur dari Barelang menuju Batam tidak macet,

Sudi salah seorang pengunjung membenarkan diujung jalur dua arah tepatnya di dekat Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti arus lalu lintas sudah mulai macet.

“ Pada Kamis (1/1) pagi, arus lalu lintas macet dari arah Batam ke Barelang mas,” kata Sudi salah satu pengunjung Pantai Melur saat ditemui di Sagulung, Jumat (2/1/2026).



Ia yang hendak berekreasi ke Pantai Melur, Galang sempat hendak membatalkan berekreasi, tetapi karena didesak anak-anaknya terpaksa niatnya itu diurungkannya.

Akibat macet, kata dia, butuh waktu cukup dua jam untuk sampai ke Pantai Melur.

Setibanya di Pantai Melur, ia sangat terkejut melihat pengunjung sangat membludak. Bahkan berdasarkan informasi yang dihimpun banyak pengunjung yang menginap di pantai tersebut. Mereka tidur menggunakan tenda yang disewa dari pihak pengelola wisata.

“ Sebagian besar pengunjung banyak yang sengaja menginap menggunakan tenda untuk menikmati pergantian tahun di Pantai Melur,” katanya.

Mengetahui banyak pengunjung di tempat-tempat wisata di Barelang, Sudi dan keluarganya mempercepat waktunya berekreasi di Pantai Melur. Ia bersama keluarganya pulang pada pukul 17.00 WIB. Padahal jika hari biasa berekreasi, ia pulang usai magrib.

Perkiraan Sudi ternyata benar, diperjalanan arus lalu lintas sangat macet. Kemacetan terjadi saat hendak menuju Jembatan IV Barelang  ( Sultan Zainal Abidin).

Akibat macet, dari jembatan IV Barelang menunju jembatan II Barelang mereka membutuhkan waktu dua jam, padahal jika tidak macet hanya butuhkan waktu 30 menit.

“ Abang bayangkan sajalah kami berangkat dari Pantai Melur pukul 17.00 WIB, kami sampai di pertengahan Jembatan II Barelang pada pukul 19.00 WIB ,” katanya.

Dari Jembatan IV Barelang arus lalu lintas macet, sangking macetnya banyak pengendara mobil dan sepeda motor masuk ke lajur yang berlawanan yang seharusnya lajur kendaraan yang datang dari Batam menuju Barelang.

Kendati banyak pengendara melintas di lajur yang salah, tetapi tidak ada terjadi kecelakaan lalu lintas.

“ Kami sudah jantungan mas dan mengira akan terjadi kecelakaan lalu lintas, pasalnya banyak pengendara sepeda motor dan mobil melintas di lajur yang salah, lajur yang seharusnya dilalui pengendara yang datang dari Batam. Tetapi syukurlah tidak ada terjadi kecelakaan lalu lintas mas,” katanya.

Ia berharap pemerintah segera memperlebar jalan tran barelang, mengingat tempat wisata yang ada di Barelang merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam. (ian)

Editor : Patar

 

Posting Komentar