Mobil melintas di lajur yang salah saat pulang dari Barelang ke Batam, Kamis (1/1) (Foto : Parulian/Realitamedia.com)
B y Parulian
BATAM, Realitamedia.com – Hari pertama tahun baru 2026, ratusan mobil
dan sepeda motor memadati jalan trans Barelang hingga mengakibatkan arus lalu
lintas macet. Ratusan pengendara mobil dan sepeda motor tersebut hendak
berekreasi di tempat-tempat wisata yang ada di Barelang, Kamis (1/1/2026).
Siang harinya kemacetan terjadi pada lajur Batam menuju Barelang, kemacetan terjadi di ujung jalur dua arah ke jalur satu tepatnya di dekat Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/Tuah Sakti (Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti). Tetapi lajur dari Barelang menuju Batam tidak macet,
Sudi salah seorang pengunjung membenarkan
diujung jalur dua arah tepatnya di dekat Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti arus
lalu lintas sudah mulai macet.
“ Pada Kamis (1/1) pagi, arus lalu
lintas macet dari arah Batam ke Barelang mas,” kata Sudi salah satu pengunjung Pantai
Melur saat ditemui di Sagulung, Jumat (2/1/2026).
Ia yang hendak berekreasi ke Pantai
Melur, Galang sempat hendak membatalkan berekreasi, tetapi karena didesak
anak-anaknya terpaksa niatnya itu diurungkannya.
Akibat macet, kata dia, butuh waktu
cukup dua jam untuk sampai ke Pantai Melur.
Setibanya di Pantai Melur, ia sangat
terkejut melihat pengunjung sangat membludak. Bahkan berdasarkan informasi yang
dihimpun banyak pengunjung yang menginap di pantai tersebut. Mereka tidur menggunakan
tenda yang disewa dari pihak pengelola wisata.
“ Sebagian besar pengunjung banyak yang
sengaja menginap menggunakan tenda untuk menikmati pergantian tahun di Pantai
Melur,” katanya.
Mengetahui banyak pengunjung di
tempat-tempat wisata di Barelang, Sudi dan keluarganya mempercepat waktunya
berekreasi di Pantai Melur. Ia bersama keluarganya pulang pada pukul 17.00 WIB.
Padahal jika hari biasa berekreasi, ia pulang usai magrib.
Perkiraan Sudi ternyata benar,
diperjalanan arus lalu lintas sangat macet. Kemacetan terjadi saat hendak
menuju Jembatan IV Barelang ( Sultan Zainal Abidin).
Akibat macet, dari jembatan IV Barelang
menunju jembatan II Barelang mereka membutuhkan waktu dua jam, padahal jika
tidak macet hanya butuhkan waktu 30 menit.
“ Abang bayangkan sajalah kami berangkat dari Pantai Melur pukul 17.00 WIB, kami sampai di pertengahan Jembatan II Barelang pada pukul 19.00 WIB ,” katanya.
Dari Jembatan IV Barelang arus lalu
lintas macet, sangking macetnya banyak pengendara mobil dan sepeda motor masuk ke
lajur yang berlawanan yang seharusnya lajur kendaraan yang datang dari Batam
menuju Barelang.
Kendati banyak pengendara melintas di
lajur yang salah, tetapi tidak ada terjadi kecelakaan lalu lintas.
“ Kami sudah jantungan mas dan mengira
akan terjadi kecelakaan lalu lintas, pasalnya banyak pengendara sepeda motor
dan mobil melintas di lajur yang salah, lajur yang seharusnya dilalui
pengendara yang datang dari Batam. Tetapi syukurlah tidak ada terjadi kecelakaan
lalu lintas mas,” katanya.
Ia berharap pemerintah segera
memperlebar jalan tran barelang, mengingat tempat wisata yang ada di Barelang
merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam. (ian)
Editor : Patar

.jpeg)

Posting Komentar