-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Kamis, Januari 22, 2026 A+ A- Print Email

Distribusi Air Bersih Tidak Lancar, Warga Tanjung Sengkuang Gelar Aksi Damai di Depan Kantor Walikota Batam
Warga Tanjung Sengkuang makan siang saat menggelar aksi damai di depan kantor Walikota Batam, Kamis (22/1) (Foto : Parulian/Realitamedia.com)

By Parulian
 
BATAM, Realitamedia.com
– Bantuan air bersih yang diberikan PT Air Batam Hilir (ABH) kepada warga Kelurahan Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Kota Batam tidak cukup, akibatnya warga kerap bertengkar lantaran berebut warga.

Tidak tahan dengan kondisi seperti itu, ratusan warga Kelurahan Tanjung Sengkuang menggelar aksi damai di depan kantor Walikota Batam, Batam Centre, Kamis (22/1).

“ Sejak distribusi air di pemukiman kami tidak lancar, PT ABH hanya memberi bantuan air untuk setiap RT, 2 hingga 4 tangki air tergantung jumlah warganya,” kata Ita salah seorang warga Tanjung Sengkuang ketika ditemui saat istirahat di depan kantor Walikota Batam.

Ia menyebut bantuan air bersih itu tidak cukup untuk memenuhi warga akibatnya warga sering bertengkar.

Warga Tanjung Sengkuang lainnya, Linda mengatakan sejak beberapa minggu yang lalu distribusi air di pemukiman mereka tidak lancar. Air mengalir hanya pukul 02.00 WIB saat warga sudah terlelap tidur.

Tetapi sejak ada gejolak dari warga, pernah selama dua hari air mengalir lancar, tetapi hanya di pemukiman warga yang lokasinya tinggi. Di lokasi pemukiman warga yang rendah distribusi air malah tidak lancar.

Kondisi itu membuat warga heran, mengapa setelah ada gejolak kran air dibuka, mengakibatkan distribusi air bersih di pemukiman dataran tinggi lancar. Tetapi di pemukiman warga yang rendah air malah tidak lancar mengalir.

Pantauan di lapangan, warga menggelar aksi damai dengan membawa spanduk, salah satu spanduknya yang ditempel di depan mobil truck yang mengangkut warga, bertuliskan “ Kami butuh air bukan alasan “ !!! 

Walikota Batam yang juga menjabat sebagai Kepala BP Batam, Amsakar Achmad  hingga tengah hari belum datang menemui warga. Belum diketahui apa alasannya mengapa Walikota Amsakar belum bersedia menemui warga. Apakah karena masih ada agenda resmi yang dikerjakannya atau tidak, belum diperoleh keterangan dari pihak Pemko atau BP Batam.
 
Warga hanya ditemui oleh anggota DPRD Kota Batam, Ruslan Sinaga. Ia berjanji akan memperjuangkan aspirasi warga.

Karena Walikota Amsakar hingga tengah hari belum bersedia menemui warga. Terpaksa warga beristirahat dan makan siang di depan kantor Walikota dan DPRD Kota Batam. (ian)

Editor : Patar

Posting Komentar