By James
KARIMUN, Realitamedia.com – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional (HLHN), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun melalui Dinas Lingkungan Hidup menyelenggarakan Gerakan Menanam Pohon yang dipusatkan di depan Hotel 21, Coastal Area, Tanjung Balai Karimunn, pada Sabtu (10/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole Nurdin Basirun, Anggota DPRD, Muhammad Firdaus, Sekda, FKPD,OPD, Camat , Lurah beserta tamu undangan yang turut melakukan penanaman pohon secara simbolis.
Dalam kesempatan itu, Bupati Karimun, Ing. Iskandarsyah mengatakan kegiatan ini untuk memperingati hari lingkungan hidup sekaligus dalam rangkaian lounching logo dan branding baru bertajuk “Karimun Melaju Dalam Harmoni
“Tanggal 10 Januari diperingati sebagai hari lingkungan hidup nasional. Jadi, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan lingkungan. Sesuai dengan tagline, kita juga harus harmoni bersama alam,” kata Bupati .
Bupati menjelaskan, aksi penanaman dilakukan sebanyak 314 bibit pohon yang ditanam disepanjang area diantaranya kelapa, mangga, durian dan pohon-pohon produktif lainnya.

“Manfaat pohon-pohon ini nanti sebagai paru-paru dunia, menghasilkan O2, serta mampu menyerap karbon dioksida menjadi mesin alami yang paling efektif dalam melawan pemanasan global,” terang Bupati.
Bupati Iskandarsyah mengatakan bahwa Kabupaten Karimun pernah mendapat predikat Kota Layak Anak (KLA) Pratama tahun 2023 dari pemerintah pusat.
“ Penghargaan itu diperoleh setelah Karimun dinilai berhasil dalam pelayanan dan perlindungan anak. Namun penghargaan itu belum mencerminkan kondisi riil di lapangan, terbukti di Karimun masih minim taman bermain untuk anak,” katanya.
Bupati mengatakan Taman Hijau dan Asri di seberang RSUD Muhammad Sani, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing sebagai salah satu taman bermain untuk anak saat ini kondisinya cukup memprihatinkan.
“ Fasilitas di Taman Hijau sudah banyak yang rusak dan hingga sekarang belum diperbaiki,” katanya.
Padahal taman tersebut cukup representatif jika dikelola dengan optimal mengingat posisinya yang mudah diakses masyarakat.
Selain itu taman tersebut juga berhadapan langsung dengan danau yang membuat suasana cocok untuk dijadikan tempat rekreasi.
Bupati Iskandarsyah mengatakan pihaknya sebenarnya sudah memiliki wacana untuk membuat taman bermain.
Bahkan taman bermain yang diwacanakan tersebut tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga bisa untuk orang tua dan pedagang serta dikombinasikan dengan sarana olahraga.
“Kami punya wacana bikin taman-taman bermain di tiap desa dan kelurahan yang multi fungsi untuk tempat bermain anak, untuk berolahraga dan bahkan malamnya bisa untuk berjualan. Kapan mulainya? Kami akan rancang, ini sebenarnya persoalan dana saja, nanti pak Sekda akan rancang buat kita,” kata Iskandarsyah
Bupati sepakat, sarana dan prasarana seperti taman bermain yang dikombinasikan dengan sarana olahraga tersebut diperlukan untuk membantu generasi sekarang yakni Generasi Z untuk menyalurkan potensinya.
“Ruang-ruang seperti itu perlu kita buka terutama untuk generasi Gen-Z, kawula muda untuk menjadi ruang bagi mereka mengekspresikan diri mereka,” pungkasnya. (Jam)
Editor : Patar


Posting Komentar