![]() |
| Ketua TP PKK Bintan Hafizha Rahmadhanimendistribusikan paket sembako kepada dhuafa dan stuntingdi Kelurahan Tanjung Uban Timur, Kecamatan Bintan Utara, Rabu (28/1) (Foto : Baringin/Realitamedia.com) |
By Baringin
BINTAN, Realitamedia.com – Peraturan Bupati (Perbup) Zakat yang ada di Bintan telah membuat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mampu mengelola dana zakat lebih dari Rp. 300 Juta perbulan hanya dari ASN, belum lagi dari masyarakat kita yang lain.
“ Ini dana umat yang kembali untuk kemaslahatan umat," kata Ketua TP PKK Bintan Hafizha Rahmadhani saat mendistribusikan paket sembako bagi dhuafa dan stunting bersama BAZNAS Bintan di Kelurahan Tanjung Uban Timur, Kecamatan Bintan Utara, Rabu (28/1)
Hafizha mengapresiasi kepada BAZNAS dan berharap program-program penuh manfaat tersebut bisa terus dikolaborasikan. Baginya, program kolaborasi seperti ini yang akan membawa kemajuan sejalan dengan kesejahteraan.
"Kolaborasi yang dilaksanakan ini juga sebagai wujud komitmen bersama dengan harapan dapat menghantarkan Bintan menjadi semakin maju dan sejahtera. Kita bersyukur,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Bintan, kata Hafizha, sudah melakukan berbagai upaya dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui program pembangunan infrastruktur pendukung peningkatan sumber daya manusia dan ekonomi kerakyatan.

Namun, hal tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah sepenuhnya, karena diperlukan partisipasi dari masyarakat untuk mendukung dan bekerjasama agar apa yang diharapkan oleh Pemerintah Daerah bisa terwujud.
Hafizha juga mengajak seluruh masyarakat khususnya kaum ibu untuk tidak memandang sebelah mata terkait permasalahan stunting. Dimana permasalahan stunting menjadi fokus Pemerintah Daerah bahkan salah satu fokus Pemerintah Pusat saat ini. Karena penanganan stunting akan bisa tercapai dengan kerja sama yang baik antar Pemerintah dan masyarakat.
Di tempat yang sama, Ketua BAZNAS Bintan Suryono menyampaikan untuk penyerahan kali ini, didistribusikan 84 paket sembako bagi dhuafa dan 15 paket stunting. Untuk paket stunting, data ter-update kasus indikasi stunting di Kelurahan Tanjung Uban Timur hanya tinggal satu balita, namun tetap diberikan dengan total 15 balita yang sebelumnya terindikasi, sebagai implementasi pemenuhan nutrisi selama 6 bulan berturut-turut. (Bar)
Editor : Patar
.jpeg)

Posting Komentar