![]() |
| Walikota Bengkulu dan Dirut RSHD Kota Bengkulu, dr.Lista Cherylvierafoto bersama dengan perawat RESHD Kota Bengkulu, Sabtu (23/1) (Foto : Ist/Realitamedia.com). |
By Dian
BENGKULU, Realitamedia.com – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, didampingi Direktur Utama (Dirut) RSHD Kota Bengkulu, dr.Lista Cherylviera, meresmikan ruang pelayanan Central Intensive Care Unit (ICU), Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu, Sabtu (23/1).
Peresmian ruang ICU RSHD Kota Bengkulu tersebut disaksikan oleh sejumlah kepala OPD Pemerintah Kota Bengkulu dan tokoh masyarakat.
Usai acara peresmian, Dirut RSHD Kota Bengkulu, dr.Lista Cherylviera saat ditemui sejumlah awak mengatakan dengan adanya ruang ICU RSHD Kota Bengkulu mutu layanan kesehatan dapat ditingkatkan.
Ia menyebut peresmian ruang ICU tersebut, menandai langkah signifikan RSHD dalam menghadirkan layanan perawatan intensif berstandar lebih tinggi bagi masyarakat Bengkulu dan sekitarnya.
Peresmian ruang ICU terpusat tersebut, kata dia, merupakan realisasi dari program pengembangan rumah sakit yang telah direncanakan sejak akhir tahun 2025.
“Fasilitas baru ini menggabungkan tiga unit pelayanan intensif dalam satu area terintegrasi, sehingga penanganan pasien menjadi lebih cepat, efektif, dan terkoordinasi,” jelas dr. Lista.
Adapun tiga layanan intensif yang kini terpusat dalam satu area tersebut meliputi:
Intensive Care Unit (ICU), didedikasikan untuk perawatan pasien dewasa yang membutuhkan pengawasan dan penanganan medis ketat.
Pediatric Intensive Care Unit (PICU), merupakan fasilitas perawatan intensif bagi pasien anak hingga usia 18 tahun.
Neonatal Intensive Care Unit (NICU), merupakan ruang khusus untuk bayi baru lahir berusia di bawah satu bulan yang memerlukan perawatan medis khusus.
Layanan NICU, kata dr.Lista, sebenarnya telah tersedia sebelumnya, namun kini telah dilakukan peningkatan (upgrade) secara menyeluruh, baik dari sisi fasilitas maupun sistem pelayanan.
“Saat ini kami bahkan sedang menangani perawatan intensif bayi dengan berat badan lahir sangat rendah, sekitar 1.000 gram. Ini menunjukkan kesiapan fasilitas dan tenaga medis kami,” ujarnya.
Dengan hadirnya ruang pelayanan intensif terpusat ini, RSHD Kota Bengkulu semakin memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan utama bagi pasien dari berbagai kabupaten di Provinsi Bengkulu.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan kondisi kritis bagi seluruh kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir, anak-anak, hingga pasien dewasa.
Ia menyebut bahwa melalui peresmian ini, Pemerintah Kota Bengkulu komitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan kesehatan, guna memberikan layanan medis yang optimal, responsif, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. (Dian)
Editor : Posman


Posting Komentar