-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Sabtu, Januari 24, 2026 A+ A- Print Email

Sekda Firmansyah Resmikan Z-Corner BAZNAS Kota Batam dan Serahkan Bantuan untuk 11 Mustahik
Sekda Firmansyah saat meresmikan Z-Corner di kawasan Masjid Al Ihsan, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Jumat (23/1/2026) (Foto : Parulian/Realitamedia.com).


By Parulian

BATAM, Realitamedia.com
– Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan terus memperkuat sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan para pemangku kepentingan dalam percepatan penanggulangan kemiskinan serta penguatan ekonomi kerakyatan.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS Kota Batam dan masyarakat menjadi pondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah saat meresmikan Z-Corner sekaligus menyerahkan bantuan mustahik dwi mingguan yang digelar BAZNAS Kota Batam di kawasan Masjid Al Ihsan, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Jumat (23/1/2026).

Dalam acara yang dihadiri pimpinan BAZNAS Kota Batam, tokoh masyarakat, penerima manfaat, serta unsur masyarakat tersebut.

Melalui program Z-Corner, BAZNAS Kota Batam menyalurkan bantuan modal dan peralatan usaha kepada 11 mustahik dengan total nilai Rp73,5 juta. Bantuan ini ditujukan untuk mendorong kemandirian ekonomi dan memperkuat usaha mikro masyarakat.

Sekda Firmansyah mengapresiasi peran aktif BAZNAS Kota Batam dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara profesional serta berorientasi pada pemberdayaan.

“ Dengan diresmikannya Z-Corner ini, Pemerintah Kota Batam berharap tercipta ekosistem pemberdayaan ekonomi yang semakin kuat sekaligus membuka peluang tumbuhnya usaha mikro yang produktif dan berdaya saing di tengah masyarakat,” katanya.



Menurutnya, kehadiran Z-Corner merupakan langkah strategis untuk mengubah pola bantuan sosial menjadi program produktif yang berdampak jangka panjang.

“Pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari pemerataan kesejahteraan. Program Z-Corner menjadi wujud nyata upaya pemberdayaan yang berkelanjutan,” kata Firmansyah.

Ia menambahkan, bantuan yang disalurkan harus dipandang sebagai investasi sosial yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat.

“Ini bukan sekadar bantuan, tetapi investasi sosial. Harapannya, para mustahik yang menerima bantuan hari ini dapat berkembang menjadi pelaku usaha mandiri dan ikut berkontribusi terhadap perekonomian daerah,” katanya.  (ian)


Editor : Parulian


Posting Komentar