-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Kamis, April 16, 2026 A+ A- Print Email

Ribuan Masyarakat Menyaksikan MTQN ke-57 Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 yang Dibuka Bupati Taufik
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi (kanan) melantik Dewan Hakim saat membuka MTQN  ke-57 Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (15/04/2026) (Foto : Osten/Realitamedia.com).

By Osten

ASAHAN, Realitamedia.com – Ribuan masyarakat Asahan menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke-57 Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026, yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, pada Rabu (15/04/2026).

Perhelatan MTQN tersebut, dibuka oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi, dan dihadiri oleh Dandim 0208/Asahan, mewakili Kejari Asahan, mewakili Ketua PN Kisaran, mewakili Danlanal TBA, Subdenpom I/1-4 Kisaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten, OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, Ketua dan Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Ketua DWP Kabupaten Asahan, Dewan Hakim dan tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs M Azmi Ismail AP MSi  mengatakan bahwa pelaksanaan MTQN ke-57 ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Asahan Nomor 100.3.3.2-34.7-1.3 Tahun 2026 tanggal 10 April 2026 tentang pembentukan panitia penyelenggara. 

“ Kegiatan MTQN ini akan digelar dari tanggal 15 hingga 20 April 2026 yang dipusatkan di Kota Kisaran,” katanya.

Ia menyebut bahwa kegiatan MTQN tahun ini diikuti oleh 25 kecamatan dengan total peserta sebanyak 853 orang putra dan putri.

Cabang yang diperlombakan pada kegiatan MTQN tahun ini meliputi Tilawah Al-Qur’an, Qira’at Sab’ah, Hifzil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, dan Khattil Qur’an yang tersebar di beberapa lokasi di Kisaran.

“ Pemerintah Kabupaten Asahan akan memberikan penghargaan kepada peserta terbaik berupa Umroh bagi juara I tingkat dewasa putra/putri dan hafizh 30 juz, serta trofi dan uang pembinaan,” katanya.

Di tempat yang sama, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi mengatakan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini dilakukan secara sederhana sebagai bentuk efisiensi anggaran.
Kendati demikian, kata dia, hal tersebut tidak mengurangi makna dan tujuan kegiatan.

“ Kesederhanaan ini bukan menjadi hambatan. Kita harus membuktikan bahwa MTQ ini lahir dari kerja tulus, ikhlas, semangat yang kuat serta panggilan hati para penggiat Al-Qur’an,” katanya.

Bupati menegaskan bahwa MTQ harus menjadi media dakwah dan syiar Islam yang efektif, serta mampu mendorong pembangunan daerah melalui pembentukan generasi Qur’ani yang berkualitas. 

Ia berharap para Qori, Qariah, Hafizh dan Hafizah terus meningkatkan kemampuan, sehingga tidak hanya unggul secara kuantitas, tetapi juga mampu bersaing dari segi kualitas hingga tingkat nasional.

Bupati juga berharap kepada Dewan Pengawas dan Dewan Hakim agar dapat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan MTQ, sehingga ke depan dapat melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu berprestasi di tingkat nasional. (Ten)


Editor : Patar


Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar