By James
KARIMUN, Realitamedia.com - Pengelola terminal penumpang domestik maupun international Tanjung Balai Karimun, PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Tanjung Balai Karimun subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero), terus melakukan pembenahan terhadap pelayanan kepada calon penumpang yang berangkat melalui domestik maupun international.
Bahkan, mulai awal Mei mendatang untuk pembelian pass pelabuhan baik itu domestik maupun international sudah tidak sistem pembayaran tunai tetapi dengan non tunai dengan metode qris, transfer bank, kartu debit.
" Sudah instruksi dari pusat, semua transaksi harus secara digital. Sekarang di Karimun mulai kita terapkan awal Mei mendatang secara resmi,'' kata Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Tanjung Balai Karimun Joni Hutama, Senin (27/4/2026).
Ia menyebut bahwa pemanfaatan pembelian pass pelabuhan secara digital sudah berjalan selama ini. Tujuannya, untuk membiasakan penumpang bertransaksi secara digital atau non tunai.
Pembayaran pass pelabuhan secara digital dilaksanakan bekerjasama dengan bank BNI, BCA, BRI, BSI, BRK Syariah maupun Mandiri melalui Qris maupun transaksi perbankan.
" Tapi, kita tetap melayani pembayaran tunai bagi penumpang yang lanjut usia (lansia) maupun tidak memiliki kartu debit. Intinya, bagaimana mempermudah penumpang untuk membeli pass pelabuhan secara digital,'' katanya.
Sedangkan, Mesin Electronic Data Capture (EDC) alat perbankan untuk proses transaksi non tunai (kartu debit/kredit, QRIS, emoney) sendiri berada di loket pass pelabuhan domestik maupun international.
Ketua INSA Karimun Bustami Datuk Rajo Marah mendukung transaksi non tunai yang diterapkan oleh pihak pengelola pelabuhan penumpang. Sehingga, bisa memberikan edukasi kepada masyarakat akan pemanfaatan teknologi digital.
“Kan petugasnya tetap ada, memang semua perlu proses. Apalagi kita didaerah kepulauan ini harus mengikuti perkembangan teknologi digital,” ucapnya. (Jam)
Editor : Patar


Posting Komentar