Ads (728x90)

Walikota Batam Muhammad Rudi didampingi Wakil Walikota Batam Amsakar memimpin Rapat Pembatasan Kegiatan Masyarakat Masyarakat Level 4.

BATAM, Realitamedia com
- Hari ini Pemerintah Kota Batam (Pemko) tidak lagi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat , melainkan menerapkan PPKM Level 4.

Hal tersebut disampaikan Walikota Batam. H Muhammad Rudi didampingi Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad saat  memimpin rapat terkait Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Batam yang dilaksanakan di Dataran Engku Putri, Rabu (21/7/2021).

Rapat tersebut dihadiri unsur Forkopimda , sejumlah kepala OPD, Camat, Lurah,  Pengusaha dan Tokoh Agama serta Tokoh masyarakat.

Dalam rapat itu disimpulkan bahwa Pemerintah Kota  (Pemko) Batam resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Batam, selanjutnya kebijakan ini  berlaku hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan penerapan PPKM level 4 di Kota Batam mengacu sebagaimana Intruksi Menteri Dalam Negeri No 23 Tahun 2021. Tujuannya tidak lain adalah untuk menekan angka penyebaran Covid-19, ucapnya. 

"Tidak ada lagi istilah PPKM Darurat, tapi saat ini PPKM level 4," kata Rudi. 

Namun, secara umum PPKM level 4 tidak jauh berbeda dengan PPKM Darurat yang selama 9 hari sudah diberlakukan di Batam. Pada intinya kata dia adalah membatasi mobilitas atau kegiatan masyarakat, tuturnya. 

Lebih lanjut, Rudi menjelaskan dengan demikian tentunya diharapkan dapat mengurangi kontak langsung orang dengan orang lainnya. Sehingga diharapkan dapat menurunkan jumlah angka penyebaran Covid-19 di Kota Batam.

"Karena itu mari kita patuhi selalu protokol kesehatan, ikuti imbauan dari pemerinta," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Batam, Rudi juga meminta masukan kepada seluruh Forkominda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dokter, perawat, perbankan, tokoh agama, pelaku usaha dan perbankan terkait dengan penanganan Covid-19. 

"Banyak masukan-masukan yang kita terima terkait penanganan Covid-19. Hal ini tentu akan menjadi pertimbangan agar penanganan Covid-19 lebih baik ke depannya," jelasnya.

Sementara, terkait dengan bantuan Covid-19, Walikota Batam, Rudi mengatakan pihaknya bersama Forkompinda Kota Batam tengah berupaya mencari CSR dari perusahaan-perusahaan ataupun juga bank-bank yang ada di Batam, ungkapnya. 

"Minimal paling tidak bantuan beras yang akan dibagikan kepada masyakat," jelasnya. (MC/Jam)