By Baringin
TANJUNGPINANG, Realitamedia.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Kakanwil Kemenag Kepri Dr. H. Zoztafia, S.Ag., M.Pd.I. menyerahkan dan menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 10, 20, dan 30 tahun kepada ASN di lingkungan Kemenag Kepri.
Penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya tersebut, dilakukan dipenghujung upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) ke-80 Tahun 2026, pada Sabtu (3/1/26) di Halaman Kantor Kementerian Agama Provinsi Kepri.
Upacara peringatan HAB Kemenag RI ini, dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Kepri, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Asisten III Provinsi Kepri Misni, pimpinan organisasi keagamaan di lingkungan Provinsi Kepri, Ketua FKUB Kepri H. Handarlin Umat, kepala Kemenag se-Provinsi Kepri, serta ASN di lingkungan Kemenag Kepri
Peringatan HAB Kemenag ke-80 Tahun 2026 ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai dan Maju”.
Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar, dalam amanatnya yang disampaikan oleh Gubernur Kepri H Ansar Ahmad menyampaikan bahwa tema peringatan HAB Kementerian Agama ke-80 Tahun 2026 ini, menjelaskan bahwa umat rukun menjadi pondasi utama stabilitas nasional. Kerukunan tidak hanya dimaknai sebagai ketiadaan konflik, tetapi adanya harmoni yang aktif dan saling mendukung.
“ Kolaborasi lintas sektoral sangat penting. Kementerian Agama menyadari bahwa urusan agama memerlukan kerja sama erat antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sipil,” tegasnya.
Ia mengatakan bahwa Indonesia damai dan maju menjadi tujuan akhir (ultimate goal) dari segala upaya pembinaan umat. Kedamaian adalah prasyarat mutlak bagi kemajuan ekonomi dan peradaban bangsa.
“Kehadiran Kemenag sendiri diharapkan dapat menjadi pondasi kekuatan bangsa yang majemuk, perekat perdamaian umat, dan lembaga yang berkontribusi dalam menciptakan bangsa yang tak hanya berakhlak mulia, namun juga adil dan sejahtera,” kata Ansar.
Di usia 80 tahun ini, Ansar mengatakan bahwa Kementerian Agama tak hanya selalu merawat kerukunan umat beragama, namun juga terus memastikan kepada umat bahwa agama selalu hadir dalam setiap solusi persoalan bangsa.
“Semoga semangat peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama ini dapat menjadi semangat kerja nyata dalam merekatkan kerukunan umat yang mampu membawa Indonesia maju dan bermartabat,” kata Ansar.
Gubernur Ansar juga mengharapkan agar Kementerian Agama dapat lebih profesional dan akuntabel, khususnya dalam meningkatkan pelayanan publik, terutama dalam penyelenggaraan ibadah haji dan pendidikan keagamaan, yang terus ditingkatkan kualitasnya melalui transparansi dan digitalisasi.
“Tak hanya lembaganya saja, ASN di lingkungan Kemenag Kepri pun diharapkan mampu melakukan digitalisasi layanan dan meningkatkan responsivitas terhadap isu umat, sehingga dapat bertransformasi secara digital, lincah, dan sigap dalam menghadapi perubahan zaman digitalisasi, khususnya perkembangan AI dalam setiap konten dan layanan Kementerian Agama saat ini,” katanya.
Ia berharap melalui Hari Amal Bakti ke-80 Tahun 2026 ini, semoga menjadi komitmen bersama dan membuktikan bahwa negara hadir dalam melayani umat dan menjaga harmoni kebangsaan. (Bar)
Editor : Patar


Posting Komentar