-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Rabu, Desember 31, 2025 A+ A- Print Email
Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Diskominfotik Bengkulu Tengah, Tonny Satria menanam pohon di Kantor Induk PT Bio Nusantara Teknologi, Desa Pondok Kelapa, Kecamatan Pondok Kelapa, Selasa (30/12/2025) (Foto : Ist/Realitamedia.com).

By Posman

BENTENG, Realitamedia.com - Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto,S.T, M.A.P menghadiri Penanaman Pohon Serentak se-Provinsi Bengkulu, yang digelar di Kantor Induk PT Bio Nusantara Teknologi, Desa Pondok Kelapa, Kecamatan Pondok Kelapa, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, Wakil Gubernur Ir. H. Mian, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Diskominfotik Bengkulu Tengah, Tonny Satria, jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Bengkulu Tengah, diikuti juga secara virtual oleh para Kepala Daerah se-Provinsi Bengkulu, OPD terkait diwilayah Provinsi dan Kabupaten Bengkulu Tengah serta undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Rachmat Riyanto mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi seluruh pihak yang berpartisipasi dalam gerakan tanam pohon serentak.

“ Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan dengan menunjuk Bengkulu Tengah sebagai pusat kegiatan penanaman pohon ini,” kata Bupati Bengkulu Tengah.

Ia mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah saat ini fokus menanam  bambu, terutama di sepanjang Sungai Lemau dan aliran sungai lainnya, yang sejalan dengan program unggulan yang sebelumnya, yaitu Kalamambu (Gerakan Penanaman Jeruk Kalamansi dan Bambu).

“ Gerakan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, Pemerintah Provinsi, dan sektor swasta dalam menjaga kelestarian ekosistem lingkungan demi masa depan generasi mendatang,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dalam sambutannya menegaskan bahwa aksi ini merupakan langkah nyata untuk membangun penghijauan secara masif dan terstruktur di seluruh wilayah  Provinsi Bengkulu.

"Hari ini kita lakukan gerakan besar untuk penghijauan sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen Bengkulu sebagai provinsi konservasi," katanya.

Gubernur juga memberikan instruksi khusus agar kawasan sempadan sungai (radius 50 meter dari bibir sungai) tidak ditanami sawit, melainkan beralih ke tanaman konservasi seperti bambu.

"Kita sepakat, area 50 meter dari bibir sungai ke arah daratan tidak boleh ditanami sawit. Harus diganti dengan tanaman konservasi. Saya mengapresiasi PT Bio Nusantara yang telah memulai langkah ini, dan kita ingin ini menjadi gerakan bersama seluruh stakeholder," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut yang dipusatkan di wilayah Bengkulu Tengah. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah sebelumnya telah menjalankan program Kalamambu, yakni gerakan penanaman jeruk kalamansi dan bambu.  (Pos)

Editor : Patar 



Posting Komentar