![]() |
| Ketua YKI Provinsi Kepri Dewi Kumalasari Ansar menyampaikan sambutannya saat melantik Ketua YKI Kota Batam di Wyndham Panbil, Sabtu (16/5/2026) (Foto : Parulian/Realitamedia.com) |
By Parulian
BATAM, Realitamedia.com – Berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2020, terdapat sekitar 11.156 kasus baru kanker anak setiap tahun di Indonesia. Kasus tersebut didominasi leukemia, disusul limfoma dan kanker otak.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, saat mengukuhkan pengurus YKI Kota Batam periode 2026-2031, pada Sabtu (16/5/2026) di Wyndham Panbil.
“ Hanya sekitar 20 persen kasus yang terdeteksi dan mendapatkan penanganan akibat keterbatasan fasilitas kesehatan dan rendahnya kesadaran masyarakat,” tegasnya.
Dewi Ansar mengapresiasi langkah IDAI Kepri yang menggelar seminar edukasi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan pemerintah dalam menekan angka diabetes dan kanker pada anak.
“Kami memberikan apresiasi kepada IDAI Kepri, seluruh dokter spesialis anak serta tenaga kesehatan yang selama ini tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga menghadirkan harapan bagi anak-anak dan kekuatan bagi para orang tua yang sedang menghadapi masa sulit,” katanya.
Dewi Ansar yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Provinsi Kepri, selain menyoroti kasus kanker juga menyoroti meningkatnya kasus diabetes pada anak di Kepri.
Ia menyebut berdasarkan data IDAI tahun 2023, prevalensi diabetes pada anak mengalami peningkatan signifikan. Kasus terbanyak ditemukan pada kelompok usia 10-14 tahun sebesar 46 persen dan didominasi anak perempuan sebesar 59,3 persen.
“ Peningkatan kasus diabetes dan kanker pada anak menjadi sorotan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepri,” tegasnya.
Ia menyoroti mayoritas kasus merupakan diabetes tipe 1, meskipun obesitas disebut menjadi faktor risiko kuat terhadap diabetes tipe 2 pada anak.
Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius semua pihak untuk melakukan intervensi dini, terutama melalui pengendalian obesitas dan penerapan pola makan sehat pada anak. (ian)
Editor : Patar


Posting Komentar