![]() |
| Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas bersama jajaran Pemkab Pringsewu saat audiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI di Kantor KKP, Jakarta. (Foto: Humas Pemkab Pringsewu) |
PRINGSEWU, Realitamedia.com – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Rabu (6/5/2026). Kunjungan tersebut bertujuan mendorong pengembangan sektor perikanan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pringsewu.
Dalam audiensi yang berlangsung di Kantor KKP RI, Jakarta, Bupati Pringsewu didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Tenaga Ahli Bupati Prof. Dr. Ir. Achmad Subagio, Kepala Dinas Perikanan Supendi, S.E., M.M., Kepala Dinas Pertanian Maryanto, S.P., Kepala Dinas PUPR Ir. Ahmad Syaifudin, S.T., M.T., Kepala Dinas Kopdagprin Sulistiyo Ningsih, S.E., M.M., serta Sekretaris Bapperida Siti Rahmah, S.I.Kom., M.M.
Rombongan diterima langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Plt Sekjen KKP serta jajaran pejabat kementerian, termasuk para direktur jenderal terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Riyanto memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Pringsewu di sektor perikanan, khususnya perikanan air tawar. Program tersebut mencakup pengelolaan budidaya ikan melalui penyediaan sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas pembudidaya, hingga pendampingan akses teknologi dan informasi.
“Selain itu, kami juga fokus pada program pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, seperti penerbitan izin usaha, pembinaan mutu produk, hingga pelatihan pengolahan ikan bagi pelaku usaha mikro dan kecil,” ujarnya.
Riyanto juga mengungkapkan potensi besar sektor perikanan di Kabupaten Pringsewu. Dengan luas lahan perikanan mencapai sekitar 1.300 hektare, baru sekitar 49 persen yang dimanfaatkan untuk budidaya. Komoditas unggulan meliputi ikan lele, nila, patin, gurame, hingga ikan hias.
Tak hanya itu, Pringsewu memiliki 45 embung dan 19 sungai, serta sekitar 4.500 pembudidaya ikan. Produksi ikan keluar daerah diperkirakan mencapai 34,5 ton per hari dengan wilayah pemasaran hingga ke Bandar Lampung, Metro, Palembang, dan Jakarta.
“Melalui sinergi dengan KKP, kami berharap potensi ini dapat dikembangkan lebih optimal untuk mendukung visi Pringsewu Makmur,” tambahnya. ( iwan)


Posting Komentar