-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Sabtu, Mei 02, 2026 A+ A- Print Email

Bupati Didampingi Wabup Karimun Luncurkan Pembayaran Pass Pelabuhan Non-Tunai
Bupati Iskandarsyah (2 dari kiri) bersama Wabup Karimun (kanan) saat meluncurkan sistem pembayaran pass pelabuhan non-tunai (cashless),di Pelabuhan Domestik, Jumat (1/5/2026) (Foto : James/Realitamedia.com)

By James 
KARIMUN, Realitamedia.com
– Bupati Karimun, Iskandarsyah didampingi Wakil Bupati (Wabup) Karimun Rocky Marciano Bawole meluncurkan sistem pembayaran pass pelabuhan non-tunai (cashless), pada Jumat (1/5/2026) di Pelabuhan Domestik.

Peluncuran sistem pembayaran pass pelabuhan non-tunai ini, dilakukan bertepatan dengan momen Hari Jadi ke-198 Kabupaten Karimun. Peuncurannya juga bertepatan dengan jadwal keberangkatan pertama kapal pada pukul 07.00 WIB, yang disambut antusias para calon penumpang di pelabuhan.

“ Peluncuran sistem pembayaran pass pelabuhan non-tunai ini sekaligus menandai langkah baru digitalisasi layanan transportasi laut di Kabupaten Karimun,” kata Bupati Iskandarsyah.

Bupati Iskandarsyah mengatakan pada peluncuran cashless ini, sebanyak 200 penumpang pertama mendapatkan kartu isi ulang secara gratis lengkap dengan saldo awal Rp10 ribu.

Ia menyebut pembayaran pass pelabuhan non-tunai ini, bekerja sama dengan BRI dan BNI, dengan menyiapkan 200 kartu isi ulang gratis dengan saldo yang bisa langsung digunakan untuk pembayaran boarding pass.

Bupati Iskadarsyah juga mengatakan walau sistem pembayaran non-tunai mulai diterapkan, tetapi layanan pembayaran tunai masih tetap tersedia selama masa transisi.

“ Pembuatan kartu isi ulang dilakukan secara bertahap bagi masyarakat yang belum memiliki kartu atau belum terbiasa tetap bisa dilayani secara tunai,” katanya.

Di tempat yang sama, General Manager Pelindo Regional I Tanjungbalai Karimun, Joni Utama, mengatakan penerapan cashless ini menjadi bukti kesiapan Karimun menghadapi era digital.

Ia menyebut bahwa Kabupaten Karimun selangkah lebih maju. Menurutnya digitalisasi ini tidak bisa dihindari, dan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Bupati Iskandarsyah mengatakan bahwa petugas akan membantu masyarakat yang masih beradaptasi dengan sistem baru tersebut.

“Bagi yang belum terbiasa, tetap kami bantu di lapangan agar prosesnya berjalan lancar,” ujarnya.

Sementara, Plt Direktur Utama BUP Karimun, Liza Bharlyantie mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi intensif selama tiga hari ke depan.

Evaluasi tersebut mencakup kesiapan infrastruktur digital seperti QRIS hingga pengaturan alur penumpang agar tidak terjadi penumpukan di pintu masuk pelabuhan.

Ia menyebut bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi untuk memperbaiki kekurangan di lapangan. 

“ Kita berharap masyarakat bisa menyesuaikan secara bertahap dan pelayanan semakin optimal,” katanya. (Jam)

Editor : Patar

Posting Komentar