By Baringin
TANJUNGPINANG, Realitamedia.com – Kepala Disbudpar Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri mengatakan pihaknya optimis target 100 ribu kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) pada 2026 ini dapat tercapai.
Agar target tersebut tercapai, pihaknya telah melakukan promosi wisata dan kerja sama dengan pelaku industri pariwisata akan terus dilakukan untuk mendukung target tersebut.
“Untuk target wisman 100 ribu tetap kita harus optimis,” kata Muhammad Nazri kepada sejumlah awak media, Minggu (10/5)
Ia optimis target itu bisa tercapai lantaran setiap hari Pulau Penyengat di Tanjungpinang semakin ramai dikunjungi, terutama saat libur panjang. Hal ini berkat revitalisasi yang membuatnya lebih estetis.
Wisatawan antre menaiki pompong di pelantar kuning untuk mengunjungi situs sejarah, makam raja, dan Masjid Raya Sultan Riau yang ikonik, menjadikan Pulau Penyengat sebagai pusat wisata sejarah dan religi yang populer.
Muhammad Nazri mengatakan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada triwulan I tahun 2026 kunjungan wisman meningkat sebesar 3,98 persen.
Menurutnya, peningkatan kunjungan tersebut menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Tanjungpinang yang selama ini mengandalkan kekuatan wisata budaya, sejarah, religi hingga kuliner khas Melayu.
Ia menyebut kuatnya identitas budaya Melayu menjadi alasan tersendiri bagi wisatawan asing untuk datang berkunjung, khususnya wisatawan asal Malaysia.
“Warisan budaya Melayu yang kuat merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara,” katanya.
Selain budaya Melayu, Pulau Penyengat juga masih menjadi destinasi favorit wisatawan karena memiliki nilai sejarah dan religi yang khas di Kepulauan Riau.
Ia menyebut bahwa peningkatan kunjungan wisatawan turut didukung keberadaan agen perjalanan wisata yang aktif menawarkan berbagai paket perjalanan ke Tanjungpinang.
Karena itu, kata Nazri, Disbudpar akan terus memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata dan instansi terkait guna menjaga tren peningkatan kunjungan wisatawan.
“ Kita akan terus melakukan kolaborasi, kerja sama, serta komunikasi yang baik dengan pelaku industri pariwisata dan instansi lainnya,” katanya.
Tak hanya budaya dan destinasi wisata, sektor kuliner juga menjadi salah satu kekuatan pariwisata Tanjungpinang dalam menarik wisatawan mancanegara.
Ragam kuliner khas Melayu dengan cita rasa yang unik disebut memberi pengalaman tersendiri bagi wisatawan yang datang berkunjung ke Tanjungpinang.
“Karena Kota Tanjungpinang sangat kaya dengan beragam kuliner dan cita rasa yang menarik untuk wisatawan,” tambah Nazri. (bar)
Editor : Patar

Posting Komentar