-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Kamis, Mei 28, 2026 A+ A- Print Email

Hari Raya Idul Adha 1447 H, Lapas Batam Sembelih 8 Hewan Kurban
Panitia menyembelih hewan kurban di Lapas Batam, Kamis (28/5) (Foto : Parulian/Realitamedia.com)

By Parulian
BATAM, Realitamedia.com
– Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam menyembelih 8 hewan qurban di lingkungan Lapas Batam, pada Rabu (27/5).

Hari raya Idul Adha  tahun ini mengusung tema “Meneguhkan Spirit Kurban untuk Merawat Alam dan Kemanusiaan” Kegiatan penyembelihan hewan qurban di lingkungan Lapas Batam ini, berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

Kepala Lapas Batam Yosfat Rizanto mengatakan 8 hewan kurban tersebut terdiri dari 5 ekor sapi dan 3 ekor kambing berasal dari berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian sosial dan sinergi dalam mendukung pembinaan warga binaan.

Yosfat secara rinci menjelaskan bahwa hewan qurban yang disembelih tersebut terdiri dari dua ekor sapi yang berasal dari warga binaan, satu ekor sapi dari Baznas Kota Batam, satu ekor sapi dari Inkopasindo, serta satu ekor sapi dari Kejaksaan Republik Indonesia.

Sedangkan, tiga ekor kambing berasal dari Koperasi Sapalindo sebanyak 2 ekor dan BRI sebanyak 1 ekor.

“ Hewan kurban tersebut disembelih oleh panitia qurban bersama petugas dan warga binaan dengan tetap memperhatikan kebersihan, ketertiban, serta sesuai syariat Islam,” katanya.

Ia menyebut daging qurban kemudian didistribusikan kepada warga binaan dan pihak yang berhak menerima sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap sesama.

Yosfat Rizanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan qurban tahun ini. 

Menurutnya, tema Iduladha 1447 Hijriah menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai kemanusiaan, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama manusia.

“Momentum Idul adha mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Semangat kurban ini diharapkan mampu mempererat rasa kebersamaan serta menumbuhkan nilai kemanusiaan di lingkungan pemasyarakatan,” katanya.

Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan qurban ini juga menjadi bagian dari pembinaan spiritual dan kepribadian bagi warga binaan agar senantiasa menanamkan sikap empati, gotong royong, dan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat “Meneguhkan Spirit Kurban untuk Merawat Alam dan Kemanusiaan,” Lapas Batam berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat luas serta memperkuat nilai-nilai religius dan sosial di lingkungan pemasyarakatan. (ian)

Editor: Patar

Posting Komentar