-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Rabu, September 23, 2026 A+ A- Print Email

Sekda Ronny Ikuti Rakor Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Melalui Zoom Meeting Bersama Irjen Kemendagri
Sekda Ronny saat mengikuti Rakor melalui Zoom Meeting bersama Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, dari Ruang Media Center Kantor Bupati Bintan, Selasa (22/9/2026) (Foto : Baringin/Realitamedia.com).

By Baringin

BINTAN, Realitamedia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan telah membentuk Tim Pertumbuhan Ekonomi sejak 2025 dan terus memperkuat langkah strategis pada 2026. Fokusnya adalah mengubah data dan potensi daerah menjadi aksi nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan Ronny Kartika saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawalan dan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Zoom Meeting bersama Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, pada Selasa (22/9/2026) dari Ruang Media Center Kantor Bupati Bintan.

Dalam rakor tersebut, Sekda Ronny juga memaparkan sejumlah potensi strategis Bintan, mulai dari pariwisata, industri, perdagangan dan jasa, pertanian, perikanan, UMKM hingga ekonomi kreatif. Posisi Bintan yang berada di jalur Selat Malaka dan Selat Singapura serta berhadapan langsung dengan Singapura dan Malaysia menjadi peluang dalam pengembangan investasi dan aktivitas ekonomi daerah.

Salah satu perhatian Pemkab Bintan adalah keberlanjutan operasional KEK Galang Batang, khususnya terkait kebutuhan pasokan bahan baku bauksit. Pemkab Bintan berharap adanya dukungan dan solusi bersama terhadap ketersediaan stockpile bauksit yang masih terdapat di wilayah Bintan.

“Dari data menjadi aksi, dari aksi menuju arah pertumbuhan ekonomi. Ini yang terus kami dorong di Kabupaten Bintan,” kata Sekda Ronny.

Rakor tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengawal berbagai program strategis, memperkuat investasi, serta menjaga dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. (Bar)

Editor : Patar

Posting Komentar