-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Rabu, September 30, 2026 A+ A- Print Email

Kunker ke Natuna, Ketua MPR RI : Pentingnya Loyalitas dan Persatuan untuk Negara
Ketua MPR RI   H.Ahmad Muzani saat menggelar konfersi pers di Kantor Bupati Natuna di Bukit Arai, Rabu (30/09 2026) (Foto : Budi/Realitamedia.com)

By Budi Darma


NATUNA, Realitamedia.com -
Tiba di Bandara Raden Sadjad Natuna, Ketua MPR RI   H.Ahmad Muzani, langsung bertolak ke Kantor Bupati Natuna di Bukit Arai, pada Rabu (30/09 2026)  sekira pukul 12:09  WIB. 

Kedatangannya kali ini tidak tanggung - tanggung, membahas isu berbagai persoalan rumah di lingkup daerah mutiara di ujung utara. 

Usai rapat kordinasi bersama rombongan dan Bupati Natuna beserta jajarannya, Ketua MPR RI  H. Ahmad Muzani menyampaikan harapannya di depan para awak media saat sesi konfrensi pers.

Ia menjelaskan, Kabubaten Natuna berbatasan dengan 8 negara tetangga dan posisinya sangat strategis.
Menurutnya Kabubaten Natuna salah satu yang terkaya diantara kabubaten lainnya, namun punya banyak kendala atau pekerjaan rumah yang harus dibenahi bersama. 

“ Oleh sebab itulah kedatangan kami kemari, atas nama tugas, jabatan dan hati nurani. Sudah saatnya kami ke sini, Natuna punya potensi, strategis dan kaya Sumber Daya Alam dan butuh dukungan kita bersama untuk memajukan Natuna," kata Muzani.

Lanjut Muzani, bahkan dari segi pertahanan dan keamanan, Natuna sangat siap dan menjanjikan ke depannya, apalagi masyarakatnya ikut bersama - sama menjaga kedaulatan negara, karna itu salah satu bukti loyalitas bagi bangsa dan negara.

"Mari kita sama-sama menjaga NKRI dan curahkan loyalitas untuk bangsa dan negara, karena sangat penting dalam pondasi keamanan maupun pembangunan, " tutur Muzani.

Disamping itu, H.Ahmad Muzani juga menyinggung masalah DBH Migas yang telah disampaikan Bupati Natuna Cen Sui Lan di Aula lanti II Kantor Bupati saat rapat kordinasi.

Dalam penjelasannya, terkait Dana Bagi Hasil (DBH)  sudah ada perubahan, tapi masalah pelayanan kesehatan, transportasi dan sarana penunjang laiinnya masih butuh pembenahan dan campur tangan kita semua, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. 

"Persoalan di Natuna masih banyak harus kita benahi, perlu support kita semua, apalagi Natuna salah satu penghasil migas terbesar di dunia, " tutupnya. (Bu)

Editor : Patar

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar