By Budi Darma
NATUNA, Realitamedia.com – Untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Natuna ke-27 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna akan menggelar berbagai kegiatan mulai dari upacara karnaval budaya, olahraga, permainan rakyat, lomba kuliner, serta kegiatan sosial dan kegiatan kepedulian lingkungan.
“ Kepada seluruh panitia dan OPD saya minta agar segera menindaklanjuti tugas masing-masing mengingat waktu pelaksanaan HUT Kabupaten Natuna sudah semakin dekat,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko,SE saat memimpin rapat membahas persiapan pelaksanaan HUT Kabupaten Natuna ke-27 Tahun 2026, pada Senin (28/9/2026) di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna.
Di hadapan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pihak terkait lainnya yang menghadiri rapat ini, Sekda Boy mengatakan untuk memeriahkan HUT Kabupaten Natuna ke-27 Tahun 2026, berbagai kegiatan olahraga dan permainan rakyat juga akan digelar.
Ia meminta agar Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Natuna mempersiapkan pertandingan sepak bola serta bola voli putra dan putri dengan melibatkan koordinasi bersama KONI, PBSI, PSSI dan unsur terkait lainnya.
Untuk pendaftaran peserta turnamen sepak bola dan bola voli direncanakan berlangsung pada 1–4 Oktober 2026. Selanjutnya, technical meeting dijadwalkan pada 7 Oktober 2026, sedangkan persiapan lapangan akan dilakukan secara bertahap hingga menjelang pelaksanaan pertandingan.
“ Sedangkan untuk pembukaan peringatan HUT Kabupaten Natuna menunggu arahan dari pimpinan karena mengingat banyaknya rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan,” kata Sekda Boy.
Selain itu, lanjutnya, permainan tradisional gasing juga kembali dipersiapkan. Tingginya minat masyarakat terhadap pertandingan gasing menjadi perhatian panitia, namun pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan konsep pertandingan yang telah ditetapkan yakni untuk 20 tim gasing.
Ia berharap pertandingan gasing tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana melestarikan permainan tradisional sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat. Para pemain dari berbagai kelompok usia, termasuk pemain senior, akan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“ Untuk memeriahkan peringatan HUT tahun ini, Pemkab Natuna juga memberikan perhatian terhadap kegiatan lingkungan, khususnya gerakan bersih pantai dan restorasi terumbu karang,” katanya.
Sekda Boy mengatakan gerakan bersih pantai direncanakan dilaksanakan di Kawasan Pantai Tanjung dengan melibatkan pemerintah kecamatan serta berbagai unsur terkait. Sementara kegiatan restorasi terumbu karang direncanakan berlangsung di sekitar Pulau Senoa dengan melibatkan tim dari pemerintah daerah dan pihak terkait.
Dalam rapat disepakati pengembangan program adopsi terumbu karang sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan laut Natuna. Nilai adopsi ditetapkan sebesar Rp50 ribu untuk setiap terumbu karang, yang mencakup proses penanaman dan pemantauan perkembangannya.
Sekda Boy berharap program tersebut dapat melibatkan kepala OPD, pejabat, aparatur dan berbagai unsur lainnya sehingga menjadi gerakan bersama untuk menjaga ekosistem laut Natuna.
Kegiatan restorasi terumbu karang juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung pengembangan Natuna sebagai kawasan geopark.
Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Setanau dan hasil pemantauan menunjukkan perkembangan yang baik.
Persiapan karnaval budaya juga terus dimatangkan. Karnaval mengusung tema “Harmoni Budaya di Lantai Samudra” yang menggabungkan kekayaan budaya masyarakat dengan karakter geologi dan kemaritiman Kabupaten Natuna.
Tema tersebut diharapkan dapat menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai keberadaan Geopark Nasional Natuna. Tema tersebut disesuaikan dengan identitas Kabupaten Natuna sebagai kawasan Geopark Nasional yang tengah menuju pengakuan UNESCO Global Geopark (UGGp).
Karena itu, identitas dan logo geopark akan diupayakan hadir dalam berbagai media publikasi dan perlengkapan kegiatan HUT.
Untuk pendaftaran peserta karnaval, hingga Senin pagi telah terdapat dua kelompok yang mendaftarkan diri. Pendaftaran masih dibuka hingga 5 Oktober 2026. Pelaksanaan karnaval budaya pada tanggal Minggu (11/10/2026) dengan rute karnaval direncanakan dimulai dari Lapangan Bola Gedung Sri Srindit, kemudian menuju panggung utama yang berada di pantai piwang sebagai salah satu titik penampilan dan atraksi.
Lomba kuliner berbahan dasar ubi limbung atau ubi ungu juga menjadi bagian dari rangkaian HUT. Lomba diperuntukkan bagi tim dari OPD dengan masing-masing tim terdiri dari empat peserta.
Konsep perlombaan diarahkan pada produk bakery seperti roti, bolu dan kue. Penilaian meliputi cita rasa, tampilan, kandungan atau nilai gizi serta penyajian hasil karya.
Pelaksanaan lomba akan disesuaikan dengan rangkaian karnaval agar masyarakat dapat menyaksikan proses perlombaan, yakni tanggal 11 Oktober 2026.
Kehadiran kepala OPD juga diharapkan dapat memberikan dukungan kepada masing-masing tim sebagai bagian dari semangat kebersamaan dalam memeriahkan HUT Kabupaten Natuna.
Persiapan upacara HUT Kabupaten Natuna juga menjadi agenda penting dalam rapat. Pelaksanaan upacara akan dilaksanakan pada Senin, 12 Oktober 2026 di panggung utama yang ada di pantai Piwang.
Untuk itu, katanya, berbagai kebutuhan teknis seperti tata panggung, perlengkapan, sound system, kesehatan, personel upacara dan pengaturan peserta akan dipersiapkan secara terkoordinasi.
Sekda Boy mengarahkan kepada kepala OPD untuk melibatkan seluruh unsur aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna untuk dapat menghadiri dan menjadi peserta upacara sesuai dengan pengaturan panitia mulai dari eselon III, IV, Jafung dan seluruh ASN.
Rapat turut membahas konsep malam puncak HUT Kabupaten Natuna, khususnya terkait waktu pelaksanaannya. Opsi pelaksanaan pada malam 12 Oktober masih akan dikonfirmasikan lebih lanjut kepada Bupati Natuna.
Panitia juga mempertimbangkan rangkaian pertandingan olahraga yang masih berlangsung. Jika malam puncak dilaksanakan setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, penyerahan hadiah dapat sekaligus menjadi bagian dari acara penutupan.
Keterbatasan perlengkapan juga menjadi perhatian dalam rapat. Banyaknya rangkaian kegiatan membutuhkan dukungan tenda, meja, kursi, sound system dan berbagai perlengkapan lainnya.
Karena itu, kebutuhan perlengkapan tidak hanya akan mengandalkan vendor, tetapi juga diupayakan melalui dukungan perangkat daerah, Sekretariat DPRD serta kecamatan yang memiliki perlengkapan yang dapat dimanfaatkan bersama.
Sekretaris Daerah meminta agar seluruh perangkat yang tersedia dapat dikoordinasikan dan dimanfaatkan secara bersama untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian HUT.
“SK kepanitiaan setelah ditandatangani akan segera dibagikan. Saya minta seluruh panitia membaca dan memahami tugas masing-masing, termasuk seksi, tanggung jawab dan lokasi pelaksanaan kegiatan,” tegas Sekretaris Daerah dalam rapat.
Tema dan logo HUT Kabupaten Natuna ke-27 juga masih dalam proses finalisasi. Setelah ditetapkan, tema dan logo akan digunakan secara seragam pada berbagai media publikasi dan perlengkapan kegiatan.
Selanjutnya, panitia akan kembali melaksanakan rapat finalisasi untuk memastikan kesiapan di lapangan, termasuk kebutuhan perlengkapan, pembagian tugas, teknis kegiatan dan koordinasi antar-OPD.
Pemerintah Kabupaten Natuna berharap seluruh rangkaian HUT Kabupaten Natuna ke-27 Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik, tertib dan melibatkan seluruh unsur pemerintah serta masyarakat.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi momentum memperingati hari jadi Kabupaten Natuna, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, melestarikan budaya dan permainan tradisional, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta memperkenalkan potensi Natuna sebagai daerah dengan kekayaan budaya, alam dan geopark. (Bar)
Editor : Patar


Posting Komentar