-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Jumat, September 25, 2026 A+ A- Print Email

Bupati  Iskandarsyah Hadiri Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat Bersama Mendagri
Mendagri Tito Karnavian didampingi Bupati Iskandarsyah dan Forkopimda Kepri menekan sirine tanda dimulainya pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Kamis (24/9/2026) (Foto : James/Realitamedia.com).

By James 
‎
KARIMUN, Realitamedia.com
- ‎Bupati Karimun Ing Iskandarsyah menghadiri langsung Groundbreaking pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional yang berlangsung khidmat di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, pada Kamis (24/9/2026).
‎
‎Acara monumental bernilai sejarah tinggi ini diresmikan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, serta turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kepri dan kepala daerah se-Provinsi Kepulauan Riau.
‎
‎Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif strategis ini. Ia menegaskan bahwa bahasa Indonesia memiliki peran mahapenting sebagai pemersatu bangsa di tengah keberagaman suku dan budaya nusantara. Melalui monumen ini, rekam jejak historis bahasa Indonesia yang berakar kuat dari bahasa Melayu di Pulau Penyengat terutama lewat mahakarya pahlawan nasional Raja Ali Haji dapat terdokumentasi secara sistematis bagi generasi penerus.


‎
‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karimun Iskandarsyah menyatakan dukungan penuhnya terhadap proyek strategis ini. Menurutnya, monumen ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan bentuk penghormatan tertinggi terhadap warisan peradaban Melayu yang menjadi pondasi identitas bangsa Indonesia.
‎
‎”Kehadiran tugu dan museum ini akan menjadi pengingat abadi bagi generasi muda tentang asal-usul bahasa pemersatu kita. Pulau Penyengat adalah hulu dari bahasa yang hari ini menyatukan ratusan suku di Indonesia,” ujar Bupati Karimun.
‎
‎Proyek pembangunan infrastruktur sejarah ini ditargetkan rampung pada Desember 2027. Selanjutnya, destinasi cagar budaya ini dijadwalkan akan diresmikan pada tahun 2028, Kompleks ini diproyeksikan menjadi ikon peradaban baru sekaligus ruang edukasi publik yang memperkokoh wawasan kebangsaan dari beranda depan NKRI. (Jam)

Editor ; Patar

Posting Komentar