By James
KARIMUN, Realitamedia.com – Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah membuka secra resmi berbagai kegiatan yang digelar Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Kepulauan Riau bersama Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kabupaten Karimun di Coastal Area Karimun, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia, berupa senam bersama, jalan santai atau fun walk, pemeriksaan kesehatan jantung gratis serta edukasi kesehatan melalui talkshow.
“ Saya sampaikan apesiasi kepada PERKI Kepulauan Riau dan YJI Cabang Kabupaten Karimun, lantaran memperingati Hari Jantung Sedunia di Kabupaten Karimun tak sekadar menjadi momentum kampanye hidup sehat tetapi juga menggelar berbagai kegiatan,” kata Bupati Iskandarsyah dalam sambutannya
Ia mengaku sangat bangga karena Kabupaten Karimun dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan peringatan Hari Jantung Sedunia.
Peringatan Hari Jantung Sedunia ini, lanjutnya, menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan penyakit jantung sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi profesi dan tenaga medis.
Ia menyebut bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun tentu berkomitmen untuk terus mendukung program-program edukasi dan pencegahan penyakit jantung yang dijalankan Yayasan Jantung Indonesia bersama para tenaga medis spesialis jantung.
Tidak hanya pada aspek edukasi dan pencegahan, Pemkab Karimun juga terus mendorong peningkatan kapasitas pelayanan kesehatan jantung di daerah. Seperti menyediakan fasilitas laboratorium kateterisasi jantung atau Cath Lab di RSUD Muhammad Sani Karimun.
“ Fasilitas itu disediakan agar penanganan kasus penyakit jantung dapat dilakukan lebih dekat dengan masyarakat Karimun, khususnya untuk kasus-kasus yang memungkinkan ditangani di daerah,” katanya.
Bupati Iskandarsyah mengatakan fasilitas itu disediakan agar kebutuhan penanganan medis tidak selalu harus berujung pada rujukan ke luar daerah.
Sementara untuk kasus yang membutuhkan penanganan lebih kompleks, koordinasi dan rujukan tetap dilakukan bersama dokter spesialis jantung sesuai kebutuhan medis pasien.
“ Kita berharap dengan adanya fasilitas tersebut, penanganan penyakit jantung di Karimun bisa semakin baik dan masyarakat tidak harus selalu dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan,” katanya.
Pemkab Karimun, lanjutnya, juga memperhatikan meningkatnya kasus kelainan jantung bawaan pada anak, termasuk kondisi yang dikenal masyarakat sebagai jantung bocor.
Menurutnya, kasus jantung bawaan pada anak membutuhkan deteksi dan penanganan sedini mungkin. Oleh sebab itu, kolaborasi dengan dokter spesialis jantung anak serta dukungan PERKI dinilai penting untuk mempercepat akses pemeriksaan dan menentukan langkah penanganan bagi pasien.
Ia menyebut penguatan layanan jantung bukan hanya soal menambah fasilitas medis. Edukasi masyarakat, deteksi dini, pemeriksaan berkala hingga kesiapan tenaga kesehatan menjadi mata rantai yang harus berjalan bersama.
Peringatan Hari Jantung Sedunia di Kabupaten Karimun tahun ini, menjadi momentum untuk mempertemukan dua sisi tersebut, yakni membangun kesadaran masyarakat agar mencegah penyakit jantung sekaligus memperkuat kemampuan daerah ketika masyarakat membutuhkan layanan medis.
Bupati berharap kolaborasi pemerintah daerah, PERKI, YJI dan tenaga kesehatan, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung dan akses terhadap layanan jantung di Kabupaten Karimun terus diperkuat. (Jam)
Editor : Patar


Posting Komentar