-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Minggu, Juli 19, 2026 A+ A- Print Email

Bupati Iskandarsyah menyampaikan sambutannya saat meluncurkan proyek peningkatan Jalan Coastal Area menuju Pamak Laut,Kecamatan Tebing, Minggu (19/7/2026) (Foto : James/Realitamedia.com).

By James 
KARIMUN, Realitamedia.com –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun akan mengembangkan kawasan Karimun Anak dan Pongkar sebagai kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas atau Free Trade Zone (FTZ).

“ Jika proyek tersebut terealisasi sepenuhnya, investasi yang masuk sekitar Rp360 triliun,” kata Bupati Karimun,Ing Iskandarayah saat meluncurkan proyek peningkatan Jalan Coastal Area menuju Pamak Laut,Kecamatan Tebing, pada Minggu (19/7/2026).

Bupati Iskandatsyah mengatakan dampak ekonomi dari investasi kawasan Karimun Anak dan Pongkar sebagai kawasan FTZ diproyeksikan akan membuka peluang kerja yang sangat luas bagi masyarakat lokal. Bupati memperoyeksikan akan menyerap sekitar 50.000 orang tenaga kerja nantinya.

Dengan mengedepankan kemitraan industri dan optimalisasi kawasan FTZ, kata Bupati, Pemkab Karimun optimis dapat mengubah wajah ekonomi daerah menjadi lebih dinamis, kompetitif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok pulau

Selain pengembangan kawasan Karimun Anak dan Pongkar sebagai kawasan FTZ, pilar kedua Pemkab Karimun untuk meningkatkan daya saing daerah, adalah dengan melakukan optimalisasi kemitraan industry.

Dalam melaksanakan optimalisasi kemitraan industry, Pemkab Karimun telah menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Timah Tbk.

“ Penandatanganan MoU dengan PT Timah tersebut sebagai pintu masuk bagi penguatan ekonomi sektor pertambangan dan industry,” katanya.

Bupati Iskandarsyah mengatakan bahwa pihaknya juga memperluas cakupan pembangunan ke Pulau Kundur dan wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3 T).

“ Pemerintah daerah saat ini tengah merancang skema kebijakan yang bertujuan untuk memicu perputaran modal (trigger keuangan) demi menstimulasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif di seluruh wilayah Kabupaten Karimun,” katanya.

Komitmen pemerataan pembangunan tersebut, kata dia, akan menyentuh seluruh wilayah, termasuk Moro dan daerah lainnya. 

“ Setiap pulau di Kabupaten Karimun akan mendapatkan perhatian pembangunan yang proporsional sesuai dengan perencanaan strategis daerah,” katanya. (Jam)

Editor : Patar

Posting Komentar