-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Senin, Juli 27, 2026 A+ A- Print Email

Bupati Asahan Buka Turnamen Sepak Bola Kemerdekaan ke-81 Perebutkan Piala Dandim 0208/Asahan
Bupati Taufik (tengah) bersama Forkopimda dan Tim saat membuka Turnamen Sepak Bola Kemerdekaan ke-81 Tahun 2026 di Stadion Mutiara Kisaran, Senin (27/7/2026) (Foto : Osten/Realitamedia.com)

By Osten
ASAHAN, Realitamedia.com
– Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin,S.Sos,M.Si Turnamen Sepak Bola Kemerdekaan ke-81 Tahun 2026, yang digelar di Stadion Mutiara Kisaran, pada Senin (27/7/2026) sekira pukul 16.20 WIB.

Turnamen yang memperebutkan Piala Dandim 0208/Asahan, mengusung tema "Junjung Tinggi Sportivitas, Pererat Persatuan, Raih Prestasi Jadi Juara "

Turrnamen ini juga dihadiri oleh Dandim 0208/Asahan Letkol Inf. Edy Syahputra,S.H,M.I.P, perwakilan Kapolres Asahan, perwakilan Kajari Asahan, DPRD Kabupaten Asahan, Ketua KONI Kabupaten Asahan dan jajaran, beberapa Pimpinan OPD Pemkab Asahan, Ketua PWI Asahan, FORWAKA Asahan, PERADI Asahan, Ketua ILUNI Asahan dan ILUNI UMMAS, Organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, para manajer tim, peserta dan tamu undangan lainnya.

Turnamen yang menjadi momentum menyatukan semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Turnamen ini diikuti sebanyak 15 tim dari berbagai instansi, organisasi profesi, perguruan tinggi, hingga pemerintah desa siap menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan hijau. Tak sekadar mengejar gelar juara, seluruh peserta membawa semangat persaudaraan, kebersamaan, dan sportivitas sebagai ruh utama turnamen.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin,S.Sos, M.Si menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya turnamen dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, kejuaraan ini merupakan bukti nyata bahwa olahraga mampu menjadi perekat persatuan sekaligus membangun generasi yang sehat, tangguh, dan berprestasi.

“ Setelah sukses menggelar Piala Bhayangkara dan Turnamen Piala Dandim, Pemerintah Kabupaten Asahan berencana menyelenggarakan Piala Bupati Asahan untuk kelompok usia 12, 13, 14, dan 15 tahun sebagai bentuk keseriusan dalam pembinaan sepak bola usia dini,” katanya.

Ia menyebut turnamen ini bukan hanya menjadi ajang mencari kemenangan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi.
"Di lapangan kita boleh menjadi lawan, tetapi setelah pertandingan selesai kita tetap menjadi kawan. Menang dan kalah adalah hal biasa, namun sportivitas dan persaudaraan harus tetap dijaga,” katanya.

Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Ia juga mengingatkan para wasit agar memimpin pertandingan dengan jeli, profesional, dan sesuai aturan permainan, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, official, dan peserta yang telah berkontribusi menyukseskan Turnamen Sepak Bola Kemerdekaan ke-81 memperebutkan Piala Dandim 0208/Asahan.

Dandim 0208/Asahan Letkol Inf. Edy Syahputra,S.H,M.I.P dalam sambutannya menyampaikan bahwa Turnamen Sepak Bola Kemerdekaan ke-81 memperebutkan Piala Dandim 0208/Asahan bukan hanya menjadi ajang kompetisi antar instansi, tetapi juga sarana pembinaan atlet sepak bola berbakat di Kabupaten Asahan.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap para pegiat olahraga yang mampu mempererat persatuan, meningkatkan semangat sportivitas, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

Melalui turnamen ini, Dandim berharap akan lahir atlet-atlet sepak bola berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Asahan di tingkat yang lebih tinggi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia mengingatkan para wasit dan perangkat pertandingan agar memimpin setiap laga secara profesional, adil, jujur, dan berpedoman pada peraturan yang berlaku. Kepada seluruh pemain dan official, ia mengajak untuk menghormati setiap keputusan wasit serta menjunjung tinggi nilai sportivitas. Menurutnya, olahraga bukan semata-mata tentang menang atau kalah, melainkan membangun persaudaraan, karakter, dan semangat kebersamaan.

Sebelumnya, Ali Ibra Manurung dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen diikuti 15 tim yang terbagi dalam empat grup, yakni FC APDESI Asahan, FC PAPDESI Asahan, FC Kodim 0208/Asahan, FC Polres Asahan, IKA UMMAS, FC ILUNI UNA, FC KONI Asahan, FC PERADI Astara, FC PWI Asahan, FC Pemkab Asahan, FC Kemenag Asahan, FC Camat se-Asahan, FC BSP Kisaran, FC Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V, dan FC FORWAKA Asahan.

Ia mengatakan bahwa peserta berasal dari berbagai instansi mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, termasuk alumni Universitas Asahan dan Universitas Muhammadiyah Asahan.

“ Turnamen ini akan berlangsung selama kurang lebih dua pekan dengan sistem penyisihan grup. Panitia berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas agar setiap pertandingan berjalan aman, tertib, dan berkualitas,” katanya. 

Sebagai tanda resmi dimulainya turnamen, unsur Forkopimda Kabupaten Asahan melakukan tendangan pertama (kick off) di tengah lapangan. 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertandingan ekshibisi antara tim Forkopimda Kabupaten Asahan melawan FC Anak Harimau yang berlangsung penuh keakraban dan sportivitas

Turnamen ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Asahan, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun kebersamaan melalui olahraga. (Ten)

Editor : Patar


Posting Komentar