-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Rabu, Maret 04, 2026 A+ A- Print Email

Sidak ke Embung Sedanau, Bupati Natuna Targetkan Air Bersih Kembali Mengalir Pekan Ini
Bupati Cen Sui lan saat meninjau Gedung Produksi Air Bersih Embung Sedanau, Rabu (4/3/2026) (Foto : Budi/Realitamedia.com),

By Budi Darma 

NATUNA, Realitamedia.com  –
  Guna merespon keluhan warga terkait terhentinya distribusi air bersih di Sedanau, Bupati Natuna, Cen Sui Lan bersama Wakil Bupati Natuna Jarmin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gedung Produksi Air Bersih Embung Sedanau, pada Rabu (4/3/2026),

Sidak itu dilakukannya untuk memastikan gangguan layanan air bersih di Sedanau ditangani dengan cepat.

Ikut juga mendampingi Bupati Cen Su Lan, Sekretaris Daerah, sejumlah anggota DPRD Natuna, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran Forkopimda, serta Direktur Perumda Air Minum Tirta Nusa, Zaharuddin.

Sambil menyusuri fasilitas produksi, Cen Sui Lan berdialog langsung dengan jajaran teknis PDAM guna mengetahui secara rinci kendala yang terjadi. Ia menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh terhenti terlalu lama.

“Saya minta diusahakan maksimal ya, Pak Direktur. Kalau bisa, hari Jumat ini air sudah harus kembali mengalir ke rumah-rumah warga,” tegasnya di lokasi.

Kendala Kelistrikan Jadi Penyebab Utama

Direktur Perumda Air Minum Tirta Nusa, Zaharuddin, menjelaskan bahwa gangguan distribusi dipicu persoalan pada sistem kelistrikan. Meski sempat beroperasi normal setelah diresmikan, mesin produksi saat ini tidak dapat berjalan karena kabel yang terpasang tidak mampu menahan beban tegangan yang dibutuhkan.

“Kualitas kabel lama tidak mampu memenuhi kapasitas tegangan mesin. Saat ini tim sedang melakukan penggantian dengan kabel berkapasitas lebih besar agar mesin bisa beroperasi maksimal,” ujarnya.

Proses penggantian instalasi listrik tersebut kini dikebut, dengan dukungan teknis dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), guna memastikan suplai daya stabil dan aman untuk operasional mesin.

Kapasitas Produksi Belum Ideal

Selain persoalan kelistrikan, Zaharuddin mengungkapkan bahwa kapasitas mesin produksi saat ini masih terbatas. 

Mesin yang tersedia hanya mampu memproduksi air sebesar 5 liter per detik, sementara kebutuhan ideal untuk melayani seluruh warga diperkirakan mencapai 10 liter per detik.

Dengan kapasitas yang ada, distribusi air terpaksa dilakukan secara bergiliran. 

Jika peningkatan kapasitas terealisasi, aliran air ke rumah-rumah warga dapat terpenuhi lebih merata dan berkelanjutan.

Komitmen Pemkab Natuna

Sidak ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna dalam menjamin pelayanan dasar masyarakat. Bupati memastikan akan terus memantau proses perbaikan hingga distribusi air kembali normal.

“Kita tidak ingin masyarakat terlalu lama menunggu. Air bersih adalah kebutuhan pokok. Semua pihak harus bergerak cepat,” ujarnya.

Pemerintah daerah berharap, dengan perbaikan instalasi listrik dan rencana peningkatan kapasitas produksi, sistem penyediaan air bersih di Sedanau dapat berjalan lebih stabil ke depan dan tidak lagi mengalami gangguan serupa. (Bu)

Editor :Patar

Posting Komentar