-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Jumat, Maret 13, 2026 A+ A- Print Email

Bupati Roby Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Seligi 2026
Bupati Roby memeriksa pasukan saat memimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Seligi 2026 di Halaman Mapolres Bintan, Kamis (12/03) (Foto : Baringin/Realitamedia.com)

By Baringin

BINTAN, Realitamedia.com
– Bupati Bintan Roby Kurniawan memimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Seligi 2026 yang digelar Polres Bintan di Halaman Mapolres Bintan, Kamis (12/03).

Dalam sambutannya, Bupati Roby membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Polsi Listyo Sigit Prabowo, yang menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 sebagai komitmen nyata sinergitas TNI-Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Apel ini digelar dalam rangka pengamanan perayaan hari raya Idul Fitri 1447 H, dan apel ini diikuti 10 pleton personel gabungan dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, BPBD, Dishub, Dinkes, Basarnas, KPLP, Tagana, Senkom hingga KSOP.

"Pada ini kita hadir bersama-sama di Polres Bintan dalam rangka menghadiri Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Seligi 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia,” kata Bupati Roby membacakan amanat Kapolri.

Apel gelar pasukan ini merupakan suatu bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergisitas lintas sektor dalam rangka suksesnya Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancer.

Berdasarkan Survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat pada lebaran tahun 2026 mencapai 143,9 juta orang atau turun sebesar 1,75 persen yaitu 2,5 juta orang dibanding tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang. 

“ Operasi terpusat dengan sandi 'Ketupat-2026' ini diselenggarakan selama 13 hari, dimulai pada tgl 13 s.d. 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan se Indonesia,” katanya.

Berdasarkan hasil Rakor Lintas Sektoral, puncak arus mudik dan arus balik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, dimana puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14 s.d. 15 Maret 2026 dan 18 s.d. 19 Maret 2026. 

Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 s.d. 25 Maret 2026 dan 28 s.d. 29 Maret 2026. Polri telah menyiapkan 2.746 pos, yang terdiri dari 1.624 Pos Pam, 779 Pos Yan, serta 343 Pos Terpadu, sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

Pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek berupa Masjid, lokasi shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara.

Dihadapan Kapolres Bintan bersama seluruh FKPD dan personel gabungan, Bupati Roby mengajak untuk saling meningkatkan solidaritas dalam bingkai sinergitas.

"Terus tingkatkan solidaritas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas, bersama kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Selamat bertugas, jadikan setiap penugasan sebagai kehormatan, setiap tantangan sebagai panggilan tugas, serta setiap pelayanan bagi masyarakat, bangsa, dan negara sebagai ladang ibadah untuk mendapatkan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa" tutupnya.  (Bar)

Editor : Patar

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar