-->

Ads (728x90)

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas bersama Wakil Bupati Umi Laila berfoto bersama insan pers usai kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Kabupaten Kabupaten Pringsewu, Jumat (20/2/2026). Acara tersebut menjadi momentum pemaparan capaian satu tahun kepemimpinan.

PRINGSEWU, Realitamedia.com – Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, memaparkan capaian satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Umi Laila dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama insan pers se-Kabupaten Pringsewu, Jumat (20/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung hangat itu turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah M. Andi Purwanto, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan organisasi profesi wartawan, serta puluhan jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Pringsewu.

Dalam sambutannya, Riyanto menegaskan bahwa agenda tersebut bukan sekadar seremoni Ramadan, melainkan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap peran pers sebagai mitra strategis pembangunan.

“Pers memiliki peran penting dalam mengawal pembangunan dan menyampaikan capaian pemerintah secara objektif kepada publik,” ujar Riyanto.

Pada kesempatan itu, Riyanto memaparkan sejumlah indikator pembangunan selama satu tahun terakhir. Di bidang pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pringsewu meningkat dari 72,14 pada 2021 menjadi 74,76 pada 2025. Peningkatan tersebut ditopang perbaikan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.

Angka kemiskinan pada 2025 tercatat sebesar 7,60 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional 8,25 persen dan Provinsi Lampung 9,66 persen. Sementara kemiskinan ekstrem berada di angka 0,56 persen atau di bawah target nasional satu persen.

Di sektor ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi 2024 mencapai 4,58 persen dan disebut berada di atas rata-rata Provinsi Lampung. Struktur ekonomi daerah masih didominasi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 22,67 persen, disusul perdagangan 16,90 persen dan industri pengolahan 14,24 persen.

Riyanto juga menyinggung kondisi fiskal daerah. Dana transfer dari pusat disebut menurun 16 persen dalam dua tahun terakhir, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) tumbuh 18 persen. Meski demikian, ketergantungan terhadap dana pusat masih di atas 80 persen dari total APBD.

Pada sektor infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Pringsewu telah menangani 84 ruas jalan dengan total panjang 41,23 kilometer melalui dukungan Dana Alokasi Umum (DAU) dan sumber anggaran lainnya. Selain itu, perbaikan jaringan irigasi dilakukan di 10 titik, termasuk normalisasi Sungai Way Bulok di Kecamatan Sidoharjo sepanjang 6 kilometer melalui bantuan pemerintah pusat.

Di bidang ekonomi kerakyatan, Pemkab mengembangkan komoditas Modified Cassava Flour (MOCAF) sebagai produk unggulan berbasis potensi lokal. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah singkong, membuka peluang usaha, dan menciptakan lapangan kerja baru melalui pemberdayaan masyarakat pekon. Model pertanian terintegrasi melalui program corporate farming juga mulai diterapkan.

Untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerintah daerah menjalankan program magang bagi generasi muda, termasuk kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk penempatan magang ke Jepang. Dari 169 peserta seleksi, sebanyak 59 orang mengikuti program tersebut.

Sementara di sektor kesehatan, pembangunan dan penguatan fungsi Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) menjadi prioritas guna meningkatkan mutu layanan serta mempercepat deteksi dan penanganan penyakit. Kabupaten Pringsewu juga masuk dalam 50 kabupaten/kota berkinerja baik dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting tahun 2025, serta meraih 28 penghargaan tingkat provinsi dan nasional, termasuk predikat Opini Kualitas Tinggi dari Ombudsman RI dengan nilai 84,09.

Menutup sambutannya, Riyanto mengajak insan pers untuk terus menjunjung tinggi etika jurnalistik dan profesionalisme, serta berperan aktif dalam menangkal penyebaran hoaks di tengah derasnya arus informasi.

“Mari bersama kita wujudkan Pringsewu Makmur menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas,” kata dia.

Momentum Ramadan ini, lanjutnya, menjadi penguat komitmen Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk melanjutkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. ( iwan/vit )

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar