-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Minggu, Oktober 11, 2026 A+ A- Print Email
Sekda Boy lepas peserta Pawai Budaya Melayu Kepulauan Riau di Simpang Tiga Lapangan Sepak Bola Ranai, Minggu (11/10) (Foto : Budi/Realitamedia.com) 

By Budi Darma 

NATUNA, Realitamedia.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Natuna ke-27 tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna menggelar Pawai Budaya Melayu Kepulauan Riau, yang mengusung tema “Harmoni Budaya di Lantai Samudra”

Ratusan peserta Pawai Budaya Melayu Kepulauan Riau tersebut dilepas oleh Bupati Natuna diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto, pada Minggu (11/10) di Simpang Tiga Lapangan Sepak Bola Ranai. Para peserta dari Simpang Tiga Lapangan Sepak Bola Ranai selanjutnya bergerak menuju garis finis Alun-alun di Pantai Piwang Ranai.

Sebelum melepas peserta pawai, Sekda Boy dalam sambutannya mengajak masyarakat  untuk kembali mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya Melayu yang telah menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Natuna.

Sebanyak 23 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Masing-masing menampilkan kekayaan budaya Melayu Kepulauan Riau melalui penampilan yang telah dipersiapkan untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Natuna.

Sepanjang rute pawai, para peserta memperagakan penampilan terbaik mereka sebagai bentuk kecintaan terhadap tradisi dan kebudayaan Melayu. Setiap penampilan juga menjadi bagian dari penilaian dewan juri yang telah dipersiapkan oleh panitia.

Pawai budaya ini tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya Melayu kepada generasi muda. Tradisi, adat istiadat, serta identitas masyarakat Melayu di Kepulauan Riau merupakan warisan yang perlu dijaga agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya.

Di tengah perkembangan zaman, pelestarian budaya menjadi tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya menjaga akar budaya sekaligus meneruskannya kepada generasi penerus.

Setibanya di Alun-alun Pantai Piwang Ranai, para peserta pawai budaya dijadwalkan disambut oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan, Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Natuna, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, serta undangan lainnya.

Kehadiran unsur pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk menjaga dan merawat kekayaan budaya daerah.

Sekda Boy mengatakan bahwa tema “Harmoni Budaya di Lantai Samudra” menggambarkan eratnya hubungan masyarakat Natuna dengan kehidupan maritim serta tradisi Melayu yang diwariskan secara turun-temurun. 

Sekda Boy mengatakan sebagai daerah kepulauan di ujung utara Indonesia, Natuna memiliki hubungan yang kuat dengan laut, yang turut membentuk kehidupan sosial, adat istiadat, dan kebudayaan masyarakatnya.

Melalui pawai budaya dalam rangka HUT ke-27 ini, semangat pelestarian budaya Melayu Kepulauan Riau diharapkan terus tumbuh, tidak hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Perayaan hari jadi Kabupaten Natuna pun menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meneguhkan identitas budaya Melayu sebagai salah satu kekayaan yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. (Bu).

Editor : Patar


Posting Komentar