-->

Ads (728x90)

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas melantik dan mengambil sumpah delapan pejabat administrator di lingkungan Pemkab Pringsewu, Selasa (13/10/2026). Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Utama Kantor Pemkab Pringsewu dengan dihadiri Wakil Bupati Umi Laila dan jajaran pemerintah daerah. (Foto: Humas Pemkab Pringsewu)

PRINGSEWU, Realitamedia.com — Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas melantik dan mengambil sumpah delapan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu, Selasa (13/10/2026). Pelantikan berlangsung di Aula Utama Kantor Pemkab Pringsewu dan dihadiri Wakil Bupati Umi Laila serta Sekretaris Daerah M. Andi Purwanto bersama jajaran pemerintah daerah.

Delapan pejabat yang dilantik menempati sejumlah posisi strategis, mulai dari kecamatan, sekretariat daerah, sekretariat DPRD, hingga perangkat daerah yang menangani urusan kesehatan, pendapatan, dan pertanian.

Berikut daftar pejabat yang dilantik:

Idham Albazami, S.Sos., M.M. sebagai Camat Pardasuka.

Dedi Mashuri, M.M. sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah.

Rustadi Wijaya, S.Sos. sebagai Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam.

Nofrizaldo, S.H., M.H. sebagai Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD.

dr. Hadi Muhtarom sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan.

Enda Faksi Jaya, S.T., M.M. sebagai Sekretaris Badan Pendapatan Daerah.

Imanda Amin Abri, S.KM., M.M. sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan.

Yoppy Kurniawan, S.H., M.H. sebagai Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian.

Dalam sambutannya, Riyanto mengatakan Pemkab Pringsewu terus berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, efektif, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan aparatur sipil negara (ASN) yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis dan administratif, tetapi juga berintegritas, disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, serta berkomitmen melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Riyanto menegaskan, pejabat administrator memiliki peran strategis dalam menjembatani kebijakan pimpinan dengan pelaksanaan tugas operasional di lapangan.

"Dalam konteks tersebut, pejabat administrator memiliki peran sangat strategis sebagai penghubung antara kebijakan pimpinan dan pelaksanaan tugas operasional di lapangan. Serta dituntut mampu menerjemahkan kebijakan menjadi program dan kegiatan terarah, mengoordinasikan pelaksanaan pekerjaan, mengendalikan kinerja bawahan, serta memastikan setiap target tercapai secara efektif dan efisien," ujarnya.

Dia juga menyebut keberhasilan perangkat daerah tidak hanya bergantung pada kebijakan pimpinan, tetapi juga pada kemampuan pejabat administrator dalam menggerakkan organisasi, membangun kerja sama, menyelesaikan persoalan, dan memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik.

Karena itu, Riyanto meminta para pejabat yang baru dilantik bekerja secara sungguh-sungguh, cepat, tepat, dan bertanggung jawab. Dia mengingatkan agar pelaksanaan tugas tidak sebatas rutinitas maupun penyelesaian administrasi.

"Saya meminta seluruh pejabat mampu bekerja sungguh-sungguh, cepat, tepat dan bertanggung jawab, menghindari pola kerja yang hanya berorientasi pada rutinitas dan penyelesaian administrasi semata. Namun, jadikan setiap tugas sebagai kesempatan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," tegasnya. ( Iwan )


Posting Komentar