-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Minggu, Juni 21, 2026 A+ A- Print Email

Buka Muscab ke-III HNSI, Bupati Iskandarsyah Tegaskan Komitmen Kemitraan ke Nelayan
Bupati Iskandarsyah menyampaikan sambutannya saat membuka Muscab HNSI Kabupaten Karimun Tahun 2026 di Hotel Selat Gelam, Tanjungbalai Kota, Minggu (21/6/2026) (Foto : James/Realitamedia.com).

By James 

KARIMUN, Realitamedia.com
- ‎Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Karimun Tahun 2026 yang digelar di Hotel Selat Gelam, Tanjungbalai Kota, pada Minggu (21/6/2026).

Kegiatan ini mengusung tema ‎”Dari Laut Karimun, Nelayan Berhimpun Maju dan Sejahtera” 
‎Bupati Karimun, Ing H. Iskandarsyah yang membuka Muscab tersebut dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemkab Karimun menegaskan komitmennya untuk terus bermitra dengan siapa pun, termaksuk kepada Ketua HNSI yang terpilih demi memajukan kesejahteraan masyarakat pesisir

Ia menekankan pentingnya menyelaraskan persepsi antara aktivitas industri maritim, seperti pertambangan laut, dengan ruang gerak para nelayan tradisional.

‎”Laut milik banyak orang, apalagi Karimun ditata ada tambang, sedimentasi, dan labuh jangkar. Maka persepsi ini harus sama-sama kita pahami dahulu, pada akhirnya nanti kita bisa mengikuti aturan main yang telah ditetapkan,” kata Iskandarsyah.

‎Iskandarsyah mengingatkan bahwa Kabupaten Karimun memiliki posisi yang sangat strategis di Selat Malaka, dengan komposisi wilayah mencapai 80 persen lautan dan hanya 20 persen daratan. Potensi besar ini dinilai menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui konsep ekonomi biru (blue economy).

‎Ia menambahkan, tata ruang wilayah yang baik pada akhirnya akan berdampak pada kemajuan ekonomi daerah. Pemkab Karimun saat ini tengah merancang program-program bantuan yang lebih optimal bagi para nelayan, termasuk pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan hasil tangkapan.

‎Bupati Iskandarsyah mengatakan pihaknya berharap ada formula yang seimbang agar rencana pengembangan industri khususnya di Pulau Karimun tetap berjalan tanpa mengorbankan mata pencaharian nelayan.

‎”Peran nelayan sangat penting dalam rangka mendukung kebutuhan masyarakat. Maka harus terus dibimbing supaya berhasil,” kata Bupati (Jam)

Editor : Patar

Posting Komentar