-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Minggu, Agustus 16, 2026 A+ A- Print Email
Wabup Asahan Ajak Masyarakat untuk Mensukseskan Program Kerja Pemerintah Pusat
Wabup Rianto bersama Forkopimda Asahan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dalam Rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, secara virtual dari Aula Rambate Rata Raya Sekretariat DPRD Kabupaten Asahan, Jumat (14/08/2026) (Foto : Osten/Realitamedia.com)

By Osten 

ASAHAN, Realitamedia.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang secara Nasional dilaksanakan adalah sebagai motivasi dan komitmen bersama sebagai bangsa yang merdeka.

Demikian disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Asahan Rianto S.H, M.AP usai mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dalam Rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, secara virtual dari Aula Rambate Rata Raya Sekretariat DPRD Kabupaten Asahan, Jumat (14/08/2026) sekira pukul 09.00 WIB.

“ Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang kita lakukan merupakan sebuah penghormatan serta menghargai jasa para pahlawan kesuma bangsa yang telah rela mengorbankan jiwa, raga serta harta demi berdiri teguhnya republik yang kita cintai ini,” tegasnya.

Selanjutnya Wabup Rianto mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Asahan untuk membantu mensukseskan program kerja Pemerintah Pusat.

“ Mari kita satukan derap langkah dan semangat membangun Asahan demi terwujudnya masyarakat Asahan yang sejahtera, religius, maju dan berkelanjutan,” katanya

Dalam mendengarkan pidato Presiden RI ini, Wabup Rianto bersama Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kajari Asahan, Ketua PN Kisaran, Ketua PA Kisaran, Dandim 0208/Asahan, mewakili Kapolres Asahan, mewakili Danlanal TBA, Anggota DPRD Kabupaten Asahan, para Asisten, OPD, para Camat serta tamu undangan lainnya.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidatonya mengatakan bahwa keberhasilan Indonesia mencapai swasembada delapan komoditas pangan dalam waktu satu tahun, lebih cepat dari target awal empat hingga lima tahun. Delapan komoditas tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Di sektor energi, Indonesia mulai mewujudkan swasembada solar melalui produksi diesel dengan campuran biodiesel B50. Sejak 1 Juli 2026, Indonesia tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri dan berhasil menghemat devisa sebesar Rp170 triliun atau sekitar USD9,5 miliar.

“ Pembangunan Indonesia bukan pekerjaan Presiden seorang diri, melainkan hasil kerja bersama seluruh lembaga negara, pemerintah pusat dan daerah, serta seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Ia menyebut bahwa pembangunan yang dilakukan pemerintah tidak semata-mata ditujukan untuk satu masa jabatan, melainkan untuk meletakkan fondasi bagi masa depan Indonesia. (Ten)

Editor : Patar


Posting Komentar