Bupati Iskandarsyah menyampaikan sambutannya saat menghadiri pelantikan pengurus PKSB Kabupaten Karimun periode 2026–2030 di Rumah Gadang PKSB Kabupaten Karimun, pada Senin (24/8/2026) (Foto : James/Realitamedia.com)
By James
KARIMUN, Realitamedia.com – Penguatan infrastruktur khususnya di sektor kepelabuhanan dilakukan untuk menempatkan Karimun pada posisi yang lebih kuat dalam rantai logistik internasional di kawasan Selat Malaka.
Pengembangan pelabuhan kontainer menjadi salah satu agenda yang terus didorong, hal tersebut sejalan dengan posisi strategis Karimun sebagai daerah yang berada di jalur perdagangan dunia.
Demikian disampaikan Bupati Karimun Ing Iskandarsyah saat menghadiri pelantikan pengurus PKSB Kabupaten Karimun periode 2026–2030, yang digelar di Rumah Gadang PKSB Kabupaten Karimun, pada Senin (24/8/2026) malam.
“ Kita tidak bisa memungkiri bahwa ada beberapa hal yang perlu kita perbaiki, salah satunya pelabuhan. Sampai saat ini kita terus mendorong investasi terkait dengan pelabuhan kontainer,” tegasnya.
Menurutnya, peluang Karimun untuk berkembang sebagai hubungan internasional logistik dunia sangat terbuka.
“ Besarnya aktifitas perdagangan di kawasan Asia Tenggara menjadi potensi yang harus mampu ditangkap melalui kesiapan infrastruktur dan iklim investasi yang kompetitif,” katanya.
Singapura saat ini mampu mengelola sekitar 80 juta TEUs kontainer per tahun, sementara Tanjung Pelepas di Malaysia berada pada kisaran 30 juta TEUs.
Sebaliknya, kapasitas Pelabuhan Batu Ampar di Batam masih berada di kisaran satu juta TEUs per tahun.
Dalam teori ekonomi, lanjutnya, kita harus menciptakan para pembeli.
“ Jika kita berdagang tetapi tidak ada pembeli, bagaimana caranya ? Untuk menciptakan pembeli, kita harus mendorong lapangan kerja. Untuk menciptakan lapangan pekerjaan, yang harus kita dorong adalah investasi,” tegasnya.
Bupati Iskandarsyah mengatakan bahwa investasi bukan sekadar masuknya modal ke daerah, melainkan instrumen penting untuk menciptakan lapangan kerja, menggerakkan konsumsi masyarakat, memperluas aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat daya saing Karimun.
Untuk itu, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan bersama-sama menjaga rasa aman dan nyaman bagi investor.
“ Kepastian serta kenyamanan berusaha merupakan modal penting untuk membuka ruang investasi, termasuk di sektor pariwisata. Ayo kita sama-sama menjaga rasa aman dan nyaman di dalam investasi, termasuklah pariwisata,” katanya.
Di sisi lain, Bupati juga menekankan pentingnya kesinambungan pembangunan. Menurutnya, kemajuan Karimun hari ini tidak terlepas dari pondasi yang telah diletakkan oleh para pemimpin sebelumnya.
“ Pembangunan yang telah dirintis oleh almarhum H Muhammad Sani, kemudian dilanjutkan oleh Nurdin Basirun dan Aunur Rafiq, merupakan pondasi yang perlu terus diperkuat dan dikembangkan sesuai tantangan zaman,” katanya.
Menurutnya dengan posisi geografis yang berhadapan langsung dengan jalur perdagangan Selat Malaka, Karimun kini menghadapi tantangan untuk mengubah keunggulan geografis menjadi keunggulan ekonomi.
Bupati menegaskan bahwa penguatan pelabuhan, investasi, lapangan kerja dan pariwisata menjadi mata rantai yang dinilai penting untuk membawa Karimun naik kelas sebagai salah satu simpul ekonomi strategis di kawasan.
Acara pelantikan pengurus PKSB Kabupaten Karimun periode 2026–2030, dibuka dengan tradisi makan Bajamba khas Minangkabau. (Jam)
Editor : Patar


Posting Komentar