By Parulian
KARIMUN, Realitamedia.com – Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah melepas ekspor perdana sebanyak 2,6 ton kopra ke pasar luar negeri yang dilakukan PT Moro Maju Sejahtera, di Moro, pada Jumat (21/8).
Dalam kesempatan itu, Bupati Iskandarsyah mengatakan komoditas kelapa yang selama ini menjadi bagian dari denyut ekonomi masyarakat pesisir Moro kini mengambil langkah lebih jauh, tembus ke pasar internasional.
Hal ini menandai babak baru bagi pengembangan potensi agribisnis sekaligus penguatan ekonomi masyarakat Kabupaten Karimun.
“ Dengan diekspornya 2,6 ton kopra, ke pasar luar negeri, menjadi bukti bahwa produk masyarakat dari wilayah kepulauan tidak hanya memiliki nilai ekonomi lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar global,” katanya.
Pada kegiatan tersebut, Bupati Iskandarsyah memfasilitasi pertemuan antara pelaku usaha dengan sejumlah pemangku kepentingan, seperti Bea Cukai dan Balai Karantina. Kehadiran mereka untuk memastikan berbagai persyaratan, prosedur, hingga kebutuhan teknis ekspor dapat dipenuhi secara optimal.
Bupati mengatakan langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Karimun untuk membangun ekosistem usaha yang tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam memperluas akses pasar.
Bupati Iskandarsyah mengatakan bahwa ekspor perdana kopra dari Moro memiliki arti strategis karena menunjukkan bahwa potensi ekonomi daerah dapat dikembangkan menjadi kekuatan baru yang memberikan dampak langsung terhadap masyarakat.
“ Ekspor ini bukan sekadar momentum seremonial. PT Moro Maju Sejahtera telah menyiapkan keberlanjutan pengiriman,” kata Bupati.
Bulan September mendatang, katanya, PT Moro Maju Sejahtera direncanakan akan kembali mengirim empat kontainer kopra ke pasar internasional.
“ Keberlanjutan aktivitas ekspor menjadi kunci agar potensi komoditas daerah benar-benar mampu menciptakan rantai ekonomi yang panjang, mulai dari petani, pengumpul, pengolahan, tenaga kerja, hingga pelaku usaha dan sektor pendukung lainnya,” katanya.
Bupati mengapresiasi PT Moro Maju Sejahtera, walau masih berada dalam skala UMKM, telah mampu mengambil langkah strategis dengan memasuki pasar global.
Menurutnya hal tersebut, membuktikan bahwa UMKM Karimun memiliki peluang yang besar. Dengan pendampingan, kolaborasi dan kemudahan dari pemerintah, usaha yang tumbuh dari daerah pun bisa memiliki pasar internasional.
Tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, aktivitas usaha tersebut juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat Moro.
Saat ini, keberadaan PT Moro Maju Sejahtera telah membuka lapangan pekerjaan sebanyak 40 orang masyarakat setempat.
Kondisi itu memperlihatkan bahwa ekspor tidak semata-mata berbicara mengenai angka dan volume komoditas.
Di balik setiap kontainer yang diberangkatkan, terdapat aktivitas ekonomi masyarakat yang bergerak, kesempatan kerja yang tercipta, serta harapan agar sumber daya daerah memberikan kesejahteraan yang lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Karimun pun mendorong agar keberhasilan ekspor kopra ini dapat menjadi pemicu bagi komoditas unggulan lainnya untuk mengikuti jejak yang sama.
Bupati Iskandarsyah mengatakan dengan posisi Karimun yang strategis di kawasan perdagangan dan jalur pelayaran internasional, penguatan komoditas lokal dinilai memiliki prospek besar apabila didukung dengan peningkatan kualitas produk, kepastian regulasi, akses pasar, serta sinergi antar lembaga. (Jam)
Editor : Patar


Posting Komentar