-->

Ads (728x90)

Share Artikel ini | Redaksi News Sabtu, Agustus 22, 2026 A+ A- Print Email

Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah saat menghadiri konfersi pers terkait penggagalan penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Batang Rokok Ilegal di Bea Cukai Karimun, Sabtu (21/8) (Foto : James/Realitamedia.com)

By James ,

KARIMUN, Realitamedia.com -
Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparat penegak hukum dan instansi terkait yang telah bekerja secara sinergis dalam menggagalkan upaya penyelundupan narkotika tersebut.

Menurutnya, pengungkapan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antar lembaga, khususnya dalam menjaga wilayah perbatasan Kabupaten Karimun yang memiliki posisi strategis dan berbatasan langsung dengan negara tetangga.

“Pemerintah Kabupaten Karimun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bea dan Cukai, BNN RI, serta seluruh unsur yang terlibat. Ini merupakan bentuk nyata sinergi dalam menjaga wilayah perbatasan sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman peredaran narkotika,” kata Bupati Iskandarsyah, Sabtu (21/8/2026)

Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Karimun sebagai wilayah perbatasan memiliki tantangan tersendiri dalam pengawasan lalu lintas orang maupun barang. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, instansi vertikal, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat.

“Ini bukan hanya persoalan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut keselamatan dan masa depan generasi kita. Pemerintah Kabupaten Karimun siap mendukung penuh upaya pemberantasan dan pencegahan peredaran narkotika di wilayah Karimun,” tegasnya.

Pengungkapan 2,6 ton sabu cair tersebut sekaligus menjadi bukti komitmen aparat dalam memperkuat pengawasan jalur laut dan mencegah wilayah perbatasan Indonesia, khususnya Kepulauan Riau dan Kabupaten Karimun, dimanfaatkan sebagai jalur penyelundupan narkotika lintas negara.

“ Pemerintah Kabupaten Karimun berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi dan pertukaran informasi antarinstansi, sehingga potensi penyelundupan narkotika maupun barang ilegal lainnya dapat dicegah sedini mungkin,”  pungkasnya. (Jam)

Editor : Patar

Posting Komentar